Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

EMCL Latih 40 Kontraktor Lokal

Editor: samian
Kamis, 17 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Ririen
LATIH : EMCL kembali memberikan pelatihan proses penerimaan barang bagi 40 kontraktor lokal di Gedung Griya Dharma Kusuma.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) kembali menggelar pelatihan proses penerimaan barang dan master list bagi 40 kontraktor lokal dari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di Hotel Griya Dharma Kusuma, Kamis (17/12/2015).

"Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari lokakarya untuk kontraktor lokal," kata juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya.

EMCL mengundang 40 kontraktor lokal yang sudah memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) EMCL untuk mengikuti pelatihan. Dengan harapan, melalui lokakarya ini, kontraktor lokal lebih mudah dalam mengikuti proses pengadaan di EMCL.

"Kegiatan yang kelima kalinya ini merupakan komitmen EMCL dalam mengembangkan pemasok lokal Bojonegoro," tandasnya.

Pengembangan rantai pemasok yang dapat diandalkan dan berdaya saing dapat berkontribusi bagi efisiensi proyek dan operasi. Bidang usaha dengan kesempatan yang baik untuk ikut serta, pada mulanya adalah usaha dalam bidang konstruksi kecil, transportasi dan katering.

Proyek ini terus berusaha untuk memaksimalkan pemanfaatan muatan lokal. Itulah alasannya mengapa kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) proyek ini terdiri dari lima perusahaan konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan Indonesia.

Pada masa puncak konstruksi, terdapat lebih dari 450 perusahaan nasional yang mendukung konsorsium tersebut sebagai subkontraktor. Lebih dari 85 persen subkontraktor tersebut berasal dari wilayah di sekitar proyek, termasuk Bojonegoro dan Tuban.

"Kami bekerja sama, mendampingi mereka, membantu mereka meningkatkan standar mereka, proses pengadaannya, dan menjaga baku mutu yang ketat, semua ini untuk membantu perusahaan tersebut agar dapat menangani proyek pada skala ini," imbuhnya.

Lebih dari 150 perusahaan dan koperasi dari Bojonegoro mengikuti pelatihan pengenalan proses pengadaan. Tujuannya untuk memberi wawasan pengetahuan pelaku usaha lokal mengenai standar pengadaan proyek dan cara untuk terlibat dalam proses penawaran. (Rien)

Dibaca : 726x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan