Kamis, 16 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

EMCL Sosialisasikan Zona Aman FSO

Editor: samian
Jum'at, 03 Juni 2016
Ali Imron
SOSIALISASI ZONA AMAN : Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin saat memaparkan tujuan sosialisasi kepada nelayan Tuban berkaitan FSO.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron 

Tuban - Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), menyosialisasikan zona keamanan dan keselamatan fasilitas Floating Storage and Offloading (FSO) Gagak Rimang, kepada nelayan Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sosialisasi tersebut dipusatkan di Pendapa Kecamatan Tuban, Jum’at (3/6/2016).

Public and Goverment Affairs EMCL, Ichwan Arifin, mengatakan, sosialisasi ini sudah tahap ketiga setelah dua sosialisasi sebelumnya di salah satu hotel, dan di Desa Karangagung, Kecamatan Palang, beberapa waktu lalu.

Tujuannya memberikan edukasi bagi nelayan dari Kelurahan Kingking, Sidomulyo, dan Karangsari, Kecamatan Tuban. Soal jarak aman perahu nelayan terhdap FSO terapung di utara Kabupaten Tuban.

Sesuai jarak aman dan perhitungan dari satuan Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) Tuban. Minimal jaraknya 500 meter dari kapal penampung minyak mentah. Tetapi untuk lebih amannya minimal 1 Kilometer.

Perlu diketahui, menara tambat FSO Gagak Rimang dapat bermanuver 360 derajat . Sehingga  ketika ada kapal pembeli, sangat berbahaya bagi perahu nelayan mendekat.

"Kalau terlalu dekat berbahaya bagi keselamatan nelayan maupun perahunya," imbuhnya.

Sementara, Staf Humas Perwakilan SKK Migas Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Ami Hermawati, menyebut, sosialisasi ini sangat penting bagi nelayan Tuban. Meskipun FSO Gagak Rimang beroperasinya belum ada lima tahun, tetapi harus diwaspadai oleh semua pihak.

"Semua pihak termasuk nelayan harus turut serta menjaga objek vital Nasional," sambungnya.

Dia menjelaskan tentang pentingnya energi bagi kehidupan manusia. Mulai bangun tidur sampai beraktivitas, semuanya membutuhkan energi. Dimana EMCL selaku operator memiliki kewajiban meningkatkan produksinya.

Diketahui, sosialisasi tersebut dihadiri pula, SKK Migas, HNSI Tuban, Muspika Kecamatan Tuban, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tuban, dan 50 pengurus Rukun Nelayan di tiga kelurahan, Kecamatan Tuban. (Aim)

 

 

 

 

Dibaca : 472x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan