Enceng Gondok Mampu Kurangi Polutan Air

Senin, 16 September 2019, Dibaca : 266 x Editor : rozaqy

Ahmad Sampurno
Tanaman Enceng Gondok yang Dipercaya Bisa Kurangi Polutan


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Keberadaan tumbuhan enceng gondok dan maskumambang yang memenuhi Bengawan Solo. Tumbuhan liar tersebut diklaim diklaim mampu mengurangi pengaruh polutan dalam air.

Koordinator Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Cabang Cepu, Suprapto, menyampaikan, hampir sepekan enceng gondok dan maskumambang mulai  memenuhi begawan solo. Namun, itu tidak menjadi penghambat bagi PDAM untuk mengambil air baku untuk diolah.

Baca Lainnya :

    “Justru ini bisa membantu mengikat polutan dan sedikit mengurangi pencemaran,” jelasnya, Senin (16/9/2019).

    Mulai hari ini, pihaknya mulai mengolah air dan mengalirkan ke pelanggan.

    Baca Lainnya :

      “Ya memang selama 5 hari ini kami hentikan untuk distribusi air ke pelanggan,” ungkapnya.

      Kerena kondisi air berangsur membaik, lanjut dia, pihaknya mengupayakan untuk mengalirkan air ke warga.

      “Hari ini semua pelanggan di Kecamatan Cepu mulai teraliri air,” ujarnya.

      Dia mengklaim, bahwa selama ini belum ada keluhan dari warga terkait kondisi air yang berwarna pekat.

      “Baik gatal atau keracunan. Karena kalau untuk mandi maupun kebutuhan cuci masih cukup aman,” tandasnya.

      Kasi Pencemaran DLH Blora, Vitri, saat berada di lokasi IPA PDAM Cabang Cepu, membenarkan manfaat keberadan enceng gondok dan maskumambang tersebut.

      “Tumbuhan itu sifatnya justru mengikat logam berat,” tandasnya.

      Dia mengungkapkan, bahwa pada Jum’at lalu tumbuhan itu belum begitu banyak. Namun, pada hari Sabtu kemarin, disini (bengawan solo) kondisi sudah dipenuhi enceng gondok dan maskumambang.

      Hari ini, lanjut dia, tumbungan itu juga masih banyak. Dengan banyaknya tumbungan tersebut, diperkirakan  pertumbuhannya cepat karena ada zat organik di dalam air. Zat itu adalah BOD (Biological Oxygen demand) yang tinggi.

      “Zat ini fungsinya untuk mengurai polutan,” jelasnya.

       

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more