Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Exxon Siapkan Rp. 28,5 M untuk CSR Blok Cepu

Editor: nugroho
Selasa, 22 Mei 2012
dwi
Erwin Maryoto, Vice President Public and Goverment Affairs ExxonMobil

SuaraBanyuurip.com -D Suko Nugroho 

Jakarta - ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI), pengelola lapangan migas Blok Cepu, tahun 2012 ini mengucurkan dana corporate sosial responsibility (CSR) sebesar USD 3 juta atau setara Rp. 28,575 milyar dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Rp. 9.525. Dana tersebut diperuntukan kepada tiga kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya yakni Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Jatim dan Blora Jateng. 

Dana triliunan rupiah tersebut disasarkan pada tiga program yaitu bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

"Jumlah itu sama dengan tahun 2011 lalu," kata Erwin Maryoto, Vice President Public and Goverment Affairs ExxonMobil didampingi Asep Sulaeman Sr.Vice President Exploration and External Relation ketika dinner dengan sejumlah wartawan dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Blora di Meradelima Resturan, Jakarta Selatan (22/5).

Dijelaskan, dana CSR tersebut merupakan sebuah bentuk tanggagungjawab sosial perusahaan untuk memberdayakan masyarakat di wilayah Lapangan Migas Banyuurip - Jambaran, Blok Cepu. Dalam pelaksanaannya, program tersebut senantiasa diselaraskan dengan program pemerintah daerah.

"Kita harapkan dengan program ini masyarakat sekitar tambang semakin berdaya dan mampu menangkap peluang dengan adanya industri di daerahnya," sergah pria yang mulai bergabung dengan ExxonMobil per Januari 2012 lalu.

Erwin mengungkapkan, selain mengucurkan dana CSR sebesar Rp. 28,575 miliar, MCL juga menggelontorkan biaya sebesar USD 2 juta (Rp. 19,5 milyar) untuk menyelesaikan enam item masalah sosioekonomi yang masuk dalam paket engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip. 

"Itu (Rp. 19,5 miliar) diluar CSR. Karena masuk dalam kegiatan penunjang operasi," tegasnya.

Enam item masalah sosial ekonomi tersebut diantaranya adalah tanah pengganti lapangan sepak bola, pembangunan sanitasi pengganti sendang, tukar guling tanah kas desa (TKD) Desa seluas 13,2 hektar, jembatan penghubung Dusun Kaliglonggong - Templokorejo, dan rehab balai desa yang semuanya masuk Desa Gayam Kecamatan Ngasem.

Kemudian, rehabilitasi balai Desa Mojodelik, pemavingan jalan dan pembangunan tembok penahan tanah di Desa Brabowan dan Bonorejo.(*)

Dibaca : 3416x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan