Jum'at, 26 April 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

FRB Siapkan Streaming Radio Komunitas Kecamatan Gayam

Editor: nugroho
Selasa, 12 Februari 2019
edi supraeko
SINERGI : Pengurus FRB saat berkunjung ke radio komunitas suarabanyuurip untuk menyiapkan sistem radio streaming.

SuaraBanyuurip.com - Edi Supraeko

Bojonegoro - Sebagai upaya mengoptimalisasikan radio komunitas (rakom) di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pengurus Forum Radio Bojonegoro (FRB) tengah menyiapkan siaran daring. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kendala izin yang menyebabkan rakom tidak bisa siaran. 

“Radio streaming merupakan solusi bagi rakom untuk tetap siaran, karena ini kan nggak perlu izin khusus,” ungkap ketua FRB, Pamor Paramita Ady saat mengunjungi radio Suara Banyuurip, Selasa (12/2/2019). 

Menurut Pamor, FRB telah menyiapkan sistem radio streaming yang akan diberikan kepada rakom.Siaran secara online ini akan memudahkan tiga radio rakom yang sedang didampingi FRB, yakni radio Suara Banyuurip, Radio Sudu dan Radio Katur.

Selama ini, ketiga radio tersebut mengeluhkan berbagai kendala teknis yang dialaminya. Kendala terbesar antara lain soal peralatan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan perijinan.

Pamor mengatakan langkah ini diharapkan mampu memberikan jawaban dan meningkatkan semangat para pegiat rakom untuk menghidupkan radio di desanya masing-masing. 

“Kita sedang menyiapkan siaran streaming dan nanti akan kita gabungkan dengan website FRB yang sudah ada saat ini,” imbuhnya.

Sejalan dengan proses pengurusan izin yang akan dilaksanakan ke depan, streaming bisa jadi solusi bagi pegiat rakom untuk kembali mengudara agar dapat di dengar oleh semua masyarakat, bahkan dari luar kota.

Dalam kunjungan kali ini Pengurus FRB diterima langsung oleh koordinator siaran radio Suara Banyuurip, Didik Jatmiko dan beberapa penyiar lainnya. Setelah pemberian penjelasan dan contoh streaming yang sedang diuji coba, Didik dan timnya antusias, bersemangat untuk segera siaran lagi.

“Semoga segera bisa siaran streaming dan kami ingin tahu cara kerjanya agar kami bisa bersiaran lagi,” harapnya.

Kunjungan ini juga sebagai tahapan pendampingan setelah beberapa kegiatan sebelumnya yakni pembuatan program radio. Melalui berbagai pendampingan ini rakom diharapkan mampu mengudara dan berbagi infomasi yang bermanfaat bagi pendengar, khususnya warga sekitar Kecamatan Gayam.

Pendampingan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Radio Komunitas di Kecamatan Gayam yang diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Sejak 2016 lalu, EMCL bekerjasama dengan FRB untuk meningkatkan kapasitas pemuda dan pegiat rakom di sekitar Lapangan Banyu Urip guna mendorong peningkatan akses informasi di desa. 

“Program ini sekaligus diharapkan bisa meningkatkan kemandirian masyarakat dengan terbukanya berbagai peluang usaha dan keterbukaan informasi publik di tingkat desa,” pungkas Pamor.(edi)

Dibaca : 847x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>