Jum'at, 26 April 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Gara-gara Hamil Tenaga Kontrak di Pemkab Blora Dipecat

Editor: nugroho
Jum'at, 18 Januari 2019
Ahmad Sampurno
MENGADU : Cici mengadukan pemecatan dirinya kepada Ketua DPRD Blora, Bambang Susilo.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Seorang karyawan outsourcing (kontrak) di lingkungan Sekretiat Daerah (Setda) Blora Jawa Tengah, dipecat lantaran hamil.

Karyawan tersebut bernama Cici Puspitasari (21),  warga Blora. Cici, sapaan akrabnya, bekerja sebagai tenaga keamanan selama tiga tahun berjalan.

Namun Cici harus kecewa seteleh diberhentikan sejak, Senin (14/1/2019) lalu. Alasannya hanya karena dia tengah hamil tiga bulan. 

"Dalam berumah tangga, tentu yang diinginkan semua pasangan adalah memiliki keturunan. Sesuai dengan sunahtullah. Tapi karena hamil saya diberhentikan," kata Cici.

Atas pemberhentian tersebut, Cici mengadukan kepada Ketua DPRD Blora, Bambang Susilo, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (17/1/2019).Di ruangan Ketua Legeslatif itu, Cici mengutarakan semua unek - uneknya. 

"Status pekerjaan saya adalah tenaga outsourcing dan saya telah bekerja selama tiga tahun lebih," tutur Cici.

Pemberhentian dengan alasan hamil, menurut dia, tidak tepat. Karena ada hak-hak yang diberikan seperti cuti.

Apalagi pemberitahuan penghentian kerja diterima Cici melalui pesan Whatsapp (WA).

"Sebagai warga negara, saya ingin menuntut hak-hak saya," tuturnya.

Cici bekerja sebagai tenaga outsourcing di bawah PT Asia Daya Abadi yang berdomisili di Kudus.  Perusahaan tersebut bekerjasama dengan Pemkab sebagai pemasok tenaga keamanan kantor.

Mendengar keluh kesah Cici, Ketua DPRD Bambang Susilo langsung menelepon pihak perusahaan. Namun sambungan telepon tersebut tidak diangkat.

"Aduan ini saya terima. Nanti saya akan panggil Kabag Umum Pemkab Blora untuk menjelaskan masalah ini," tegas Bambang yang mengaku sudah berkomunikasi dengan Sekda Blora.

Bahkan Bambang akan merekomendasi agar PT Asia Daya Abadi untuk diputus kontraknya jika dirasa kinerjanya buruk.

"Masih banyak PT yang bagus. Ini tenaga kerja orang Blora sendiri justru diberlakukan buruk," tandasnya.

Bambang menilai perlakuan PT Asia Daya Abadi terhadap Cici telah melanggaran Undang - Undang Ketenagakerjaan. Seharusnya hak yang diberikan kepada Cici berupa cuti dan tunjangan, bukan pemberhentian.

"Saya akan urus masalah ini sampai tuntas," pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Kabag Umum Setda Blora, Ngaliman mengaku baru mengetahui setelah persoalan itu diadukan kepada DPRD.

"Kami malah baru tahu soal itu," ucapnya.

Pihaknya berjanji mengkonfirmasi PT Asia Daya Abadi untuk memastikan kebenaran persoalan tersebut.(ams)



Dibaca : 11956x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>