Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Gayam Deklarasikan Pemilu Damai

Editor: samian
Kamis, 11 Oktober 2018
Ahmad Sampurno
DEKLARASI : Para peserta antusias mendeklarasikan pemilu di Kecamatan Gayam yang damai dan sejuk.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilu Presiden, elemen masyarakat di wilayah ring - 1 lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendeklarasikan pemilu damai, aman dan sejuk.

Hadir pada acara yang dipusatkan di Pendapa Kecamatan Gayam, Kamis (11/10/2018), Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gayam, pengurus Partai politik (Parpol), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Bawaslu Kecamatan, kepala desa, Linmas, serta unsur lain.

Plt Camat Gayam, Sahari, menyampaikan, bahwa deklarasi pemilu damai, aman dan sejuk menjadi komitmen untuk membuat pelaksanaan pemilu lebih baik.

"Deklarasi bukan hanya sebatas slogan. Tapi harus ada bukti," kata Sahari, dihadapan para peserta deklarasi.

Menurutnya, setelah adanya deklarasi jangan sampai ada pihak yang dirugikan. Tapi harus berjalan bersama-sama menunaikan tugas sesuai fungsinya masing-masing dengan baik.

"Mari bersama komitmen ini ditegakkan," ujarnya.

Lebih lanjut dia berharap, di jajaran wilayah desa jangan sampai ada kompor yang membuat suasana memanas dan membuat suasana tidak kondusif.

"Lakukanlah kegiatan yang santun, jangan sampai menjelekkan pihak A ataupun B," pungkas pria humanis ini.

Senada juga disampaikan Kapolsek Gayam, AKP Harjo. Pria santun ini mengajak seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk ikut serta menciptakan suasana pemilu yang damai, aman dan sejuk.

"Mari kita satukan suara kebaikan supaya pemilu berjalan dengan aman. Sebab tanpa kesadaran bersama ini tentu sulit bisa berjalan dengan lancar," kata AKP Harjo.

Kapolsek ring satu Blok Cepu ini menyatakan, bahwa jajaran kepolisian akan bersikap netralitas dalam gelaran pemilu.

"Secara tegas pihak kepolisian menyatakan sikap netral," tegas perwira berkulit sawo matang ini. 

Sementara, Ketua PPK Gayam, Nurussafa', menyatakan, jika tingkat kerawanan pelaksanaan pemilu diprediksi sangat tinggi. Sebab, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kecamatan Gayam yang semula hanya 48 TPS menjadi 113 TPS.

"Deklarasi ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilu," terangnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, saat ini telah memasuki tahapan kampanye sampai dengan awal April 2019 mendatang.

"Yang menjadi ajang kontestasi ide pemecahan permasalah, bukan menjadi ajang kontestasi fitnah," tandasnya.

Kegiatan tersebut ditandai dengan pembacaan deklarasi yang dipimpin ketua PPK Gayam, dan dilanjutkan penggalangan tanda tangan untuk mendukung pemilu damai.(Ams)

Dibaca : 345x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>