Rabu, 20 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Gayam Hidupkan Lagi Kesenian Reog

Editor: nugroho
Minggu, 25 Oktober 2015
winarto
MEMUKAU : Reog Singo Manggolo saat tampil di perempatan Dusun Sumurpandan dalam rangka menyambut bulan Sura tadi malam.

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Bojonegoro - Pemerintah Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ingin kembali menghidupkan kesenian reog di wilayahnya. Kesenian ini dulu pernah ada dan eksis di desa ring satu Lapangan Migas Blok Cepu.

Selain untuk menguri uri budaya lokal, Pemdes Gayam juga ingin membangkitkan semangat generasi muda melalui budaya. "Apa pun kreatifitas para pemuda yang menuju ke arah positif pasti kita dukung. Salah satunya melalui kreasi seni reog ini,” kata Kepala Desa Gayam, Winto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (25/10/2015).

Sekarang ini, kesenian reog itu mulai dibangkitkan kembali oleh masyarakat Dusun Sumurpandan. Kesenian tradisional itu akan menjadi saluran bakat para pemuda Gayam.

"Saya lihat pemainnya sebagian besar para pemuda. Ini akan jadi motivasi kita semua untuk menghidupkan kembali kesenian reog yang dulu pernah ada dan berkembang di desa Gayam," ujarnya.

Sementara itu, Sukoco, Pimpinan Reog "Singo Manggolo" Desa Gayam, mengatakan, untuk membangkitkan kembali kesenian tersebut saat ini masih tahap melengkapi peralatan. Meski begitu semua pemain yang ada sudah mampu untuk ditampilkan.

"Kami optimis Singo Manggolo akan berkembang dan menjadi salah satu aset budaya desa Gayam. Terlebih lagi mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa," tuturnya.

Meski baru berdiri, Reog Singo Manggolo sudah tampil memukau dan mendapat respon positif dari masyarakat. Hal itu terlihat mereka tampil di perempatan jalan Dusun Sumurpandan (depan rumah mantan Kades Gayam Pujiono) Sabtu (24/10/2015) kemarin malam.

"Banyaknya penonton ini membuktikan bahwa kesenian reog masih menjadi hiburan yang disukai warga Gayam," ucap Sukoco.

Pagelaran seni Reog Singo Manggolo tersebut selain untuk memberikan hiburan bagi warga desa juga memperingati datangnya bulan Sura.

"Tapi yang lebih penting lagi ingin mengenalkan kepada masyarakat luas kalau di Gayam kini memiliki kesenian Reog Singo Manggolo. Ini aset budaya yang harus dikembangkan terutama oleh para kawula muda," tambah Sutiyono, salah seorang pemain warok Singo Manggolo. (win)

Dibaca : 798x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan