Gelar Kunjungan Belajar Program Pemberdayaan Radio Komunitas

Minggu, 15 Oktober 2017, Dibaca : 652 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Forum Radio Bojonegoro (FRB) bekerja sama dengan operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mengadakan Workshop dan Kunjungan Belajar Program Pemberdayaan Radio Komunitas selama 3 hari, Jum’at 13 Oktober sampai dengan Minggu 15 Oktober 2017 di Hotel Horison Ultima Riss Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta dari 4 Radio Komunitas yang berada di ring 1 Blok Cepu. Diantaranya adalah Radio Suara Banyu Urip FM, Radio Sudu FM, Katur FM dan RDNU FM Ngasem.

Baca Lainnya :

    Dalam kegiatan tersebut hadir beberapa Pemateri diantaranya adalah Anjar dari Radio Sandigita FM Dlingu Jogja dan Pandan Yudha Pramesti yang merupakan Dosen dan Praktisi Radio Mara FM Bandung.

    Dalam pemaparan materinya, Anjar menyampaikan, radio komunitas bisa menjadi salah satu alternatif  sumber informasi bagi masyarakat atau komunitas tertentu di tengah maraknya informasi dari berbagai media sosial yang sedang menjamur saat ini.

    Baca Lainnya :

      ”Selain sebagai wahana informasi, radio komunitas juga bisa dijadikan sebagai sumber ekonomi bagi para pelaku didalamnya.Diantaranya dengan menjalin kerja sama dengan produsen yang bisa menghasilkan sesuatu yang bisa dijual via radio yakni dengan menitipkan barang yang dijual tersebut di studio dengan cara bagi hasil,” ujar lelaki yang pernah mendapatkan kesempatan untuk berkunjung di salah satu Radio di Filipina tersebut.

      Sedangkan Pandan Yudha Pramesti sebagai pemateri kedua dalam pemaparan materinya menyampaikan, bahwa radio bisa mempunyai fungsi dan peran yang sangat luar biasa, baik bagi individu maupun masyarakat.

      Radio selain bisa menjadi relaksasi dan hiburan, membantu memecahkan masalah dengan bertindak sebagai sumber informasi dan saran dengan merujuk kepada sumber kompeten.

      Selain itu radio juga bisa bertindak sebagai katalisator untuk membentuk kesadaran bersama. Dalam hal ini adalah kontribusi pada pengembangan intelektual, budaya dan lain-lain.

      "Agar tujuan dari radio komunitas bisa tercapai, yang harus dilakukan adalah tetap menjaga kesolidan dalam tim, mampu menjadi influencer, mengedepankan kelebihan dan meminimalkan kelemahan,” tambah wanita berkaca mata ini.

      Penanggung jawab kegiatan, Gusti  Ayu Astiti mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membelajarkan dan memberdayakan radio anggota FRB dan Radio Komunitas di Bojonegoro, Jawa Timur, agar mampu mengembangkan diri supaya lebih maksimal dalam mengelola radio sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

      Selain kegiatan workshop yang dilaksanakan di Hotel, peserta juga diajak untuk study banding di Radio Sandigita Dlingu Jogjakarta yang  juga merupakan rujukan Radio Komunitas di Daerah Jogjakarta. Sedangkan kegiatan di hari terakhir dalam pelaksanaan workshop kali ini ditutup dengan kegiatan outbond di Wisata Kali Urang.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more