Rabu, 20 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Gelar Temu Usaha untuk Kerjasama Pemasaran

Editor: samian
Kamis, 07 September 2017
Ririn Wedia
TINGKATKAN EKONOMI : Bupati Suyoto minta peserta serius ngikuti Temu Usaha yang diberikan EMCL dan Bina Swadaya.

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Yayasan Bina Swadaya menggelar acara Temu Usaha yang dilaksanakan di Ruang Partnership lantai 4 gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, pada Rabu (6/9/2017).

Acara ini merupakan hari kedua dari pelaksanaan program PMM atau program Pemulihan 

Mata Pencaharian Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban pada Selasa (5/9/2017) kemarin.

Ketua Tim Leader PMM Bina Swadaya, Ikhwan Safaat, mengatakan, tujuan dari Temu Usaha ini diantaranya mempromosikan produk-produk masyarakat dampingan, merangsang para pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas dan juga produktifitas usahanya.

"Selain itu, mediasi antara pelaku usaha dan pasar untuk melakukan kerja sama pemasaran," tukasnya.

Ikhwan melanjutkan, tujuan Temu Usaha ini juga diharapkan adanya negosiasi kerja sama antara pembeli dan para pelaku usaha lokal dalam hal kerja sama pemasaran.

Serta, menjalin kerja sama antara pelaku usaha lokal dengan pemerintah melalui dinas terkait dalam hal meningkatkan kualitas dan juga produktifitas usaha dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Pihaknya berharap, dari Temu Usaha ini adanya perjanjian antara pelaku usaha dengan pasar potensial dan juga dengan dinas terkait dalam hal peningkatan kualitas dan produktifitas usaha sesuai kebutuhan pasar potensial.

Dia menyebutkan, program PMM diberikan untuk penguatan kapasitas SDM dalam hal manajemen, administrasi, kelembagaan dan keuangan serta kemampuan teknis di 4 sektor.

"Diantaranya yaitu pertanian, perikanan, peternakan dan olahan makanan," imbuhnya.

Selain itu dilakukan juga pendampingan usaha produktif masyarakat dan kelembagaan kelompok swadaya masyarakat serta koperasi didukung dengan sistem pemasaran bagi produk-produk anggota melalui koperasi.

Dalam hal ini koperasi yang telah di bentuk adalah Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produsen Agribisnis serta Koperasi Serba Usaha yang didalamnya disertai permodalan bagi operasional koperasi.

Sebanyak 22 Kelompok Swadaya Masyarakat atau KSM bertindak sebagai basis produksi usaha koperasi dimana produk yang dihasilkan oleh KSM sebagai pelaku usaha akan di fasilitasi oleh koperasi dalam hal pengadaan sarana produksi, permodalan dan pemasaran.

Usaha yang dikembangkan anggota KSM sekaligus sebagai anggota Koperasi terdiri dari 5 sektor yaitu sektor Pertanian, Peternakan, Perikanan, Olahan dan Jasa.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengatakan, dalam acara ini tidak sekedar mengenalkan dengan mengetahui dan akhirnya berkenalan nantinya akan berlanjut pada adanya kerjasama. Karena ekonomi riil seperti ini harus tumbuh dan berkembang baik yang bergerak di bidang produsen, pedagang ataupun sektor jasa.

"Sektor ini dinilai memberi banyak kontribusi mulai penyerapan tenaga kerja dan munculnya industri dan ekonomi kreatif," tukasnya.

Kepada seluruh peserta bupati mengingatkan pentingnya untuk promosi atau istilah banyak berbicara tentang usaha atau sektor yang dilakukan. Istilah jawanya adalah Gedabrus yang bermakna positif, dari Gedabrus ini menjadi naik tingkat menjadi rembugan atau berdialoq.

Saling berdialoq untuk meningkatkan hidup, berkomunikasi melalui kata-kata dan dialoq ini juga bermakna membuang prasangka untuk mewujudkan cita-cita masa depan yang lebih baik.

Diharapkan dengan pertemuan ini akan menambah ilmu dan menghadirkan masa depan yang lebih baik dengan bersama-sama.

Dave A Setha, External Relations Manager EMCL, mengatakan, melalui Program Pendukung Operasional (PPO) mendukung pelaku usaha di sekitar kawasan eksplorasi untuk mengembangkan diri.

"Kami berharap, seluruh KSM yang dibaliknya ada 4400 anggota  dibekali pelatihan ini bisa sinergi dan berkelanjutan. Sesuai harapan kami dengan beroperasi di Bojonegoro untuk 20-25 tahun kedepan memberi manfaat wilayah sekitar kami," pungkasnya.(rien)

Dibaca : 146x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan