Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Gelombang Tinggi Hantam Dua Perahu Nelayan

Editor: samian
Kamis, 17 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Ali Imron
CUACA BURUK : Dua perahu nelayan Tuban rusak diterjang gelombang tinggi laut utara Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Tingginya gelombang laut di perairan utara Tuban pagi tadi kembali menghantam perahu milik Ainur Rofik, nelayan Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Tuban, Jawa Timur. Sebelumnya sudah ada satu perahu milik Wakiran, pecah akibat diterjang gelombang tinggi.

Cuaca buruk tersebut tercatat sudah terjadi selama sepekan terakhir, selain mempengaruhi hasil tangkapan ikan, juga mengancam perahu nelayan ukuran 10 Gross ton (Gt) kebawah.

“Sudah seminggu terakhir gelombangnya tinggi,” kata Camat Bancar, Murtadji, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantornya, Kamis (17/12/2015).

Diketahui, nelayan Bancar memiliki tradisi tersendiri ketika musim bersahabat yakni, menambat atau menyandarkan perahunya di pantai belakang rumahnya. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan pengawasan, dan mempersingkat waktu berangkat melaut.

Beberapa nelayan tidak menduga kedatangan cuaca buruk secepat ini, karena gelombang tinggi biasanya datang bersamaan dengan angin musim baratan.

“Angin baratan datang antara bulan Januari sampai Maret,” imbuhnya.

Akibat cuaca buruk, sekira pukul 02:00 WIB dini hari, perahu milik Ainur Rofiq langsung dihantam ombak. Kerusakan perahu terparah berada disisi kanan badan perahu, dan ditaksir mengalami kerugian sekira Rp17 juta.

Sementara, kerusakan lebih parah dialami perahu milik Wakiran. Perahu tersebut terbelah menjadi dua, dan kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

“Kejadian ini telah kami laporkan ke BPBD setempat,” ujaarnya.

Pihaknya meminta nelayan setempat segera menyandarkan perahunya di pelabuhan TPI.  Walaupun kapasitas pelabuhan belum mampu menampung perahu keseluruhan, tetapi minimal perahu kecil terlindungi.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Tuban, Frans Supriyadi, membenarkan insiden kerusakan tersebut. Wilayah perairan utara Tuban mengalami cuaca buruk dalam sepekan terakhir.

“Saat ini ketinggian gelombang dapat mencapai 3 meter,” sambungnya.

Berdasarkan prediksi BMKG cuaca buruk terjadi sampai akhir bulan Desember. Mengantisipasi hal tersebut, nelayan diminta selalu mengupdate cuaca di internet, atau melihat papan informasi di TPI Bulu.

“Petugas TPI sudah BPBD minta untuk memasang informasi cuaca,” ujarnya.

Sementara, pihak BPBD telah memberikan bantuan sembako kepada korban gelombang tinggi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban nelayan sebelum berangkat melaut kembali. (Aim)

Dibaca : 527x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan