Kamis, 18 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

GMNI dan GSNI Galang Dana Gempa Lombok

Editor: samian
Selasa, 07 Agustus 2018
Ali Imron
SOLIDARITAS : Ketua GMNI Cabang Tuban, Saiful Anwar ikut andil dalam penggalangan dana gempa Lombok.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengundang keprihatinan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tuban, dan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka melakukan penggalangan dana bersama untuk korban gempa di Lombok, Senin (6/8/2018).

Pemuda-pemudi itu menyusuri ruas jalan dan berkeliling di kawasan Jalan Nasional Panglima Besar Sudirman dan Jalan Lukman Hakim menggalang bantuan sambil membawa sejumlah kardus bertuliskan Peduli Gempa Lombok.

"Ini merupakan wujud solidaritas kami terhadap musibah yang menimpa keluarga dan kerabat di Lombok," ujar Ketua GMNI Cabang Tuban, Saiful Anwar, kepada suarabanyuurip.com disela-sela menggalang bantuan.

Bung Ipul sapaan akrabnya mengatakan, rencananya penggalangan dana ini dilakukan selama dua hari. Di hari pertama ada 13 orang yang terlibat, dan di hari kedua besoknya dipastikan lebih banyak anggota yang menggalang.

"Dana yang terkumpul nanti akan kami transfer ke rekening GMNI Cabang Mataram," jelas pemuda kelahiran Kabupaten Rembang itu.

Selain di Tuban, GMNI juga menggalang dana di Malang Raya, Lumajang dan Jombang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban yang terkena musibah.

Sebatas diketahui, daerah Lombok Utara paling parah terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa. Rumah-rumah di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur yang sebelumnya hanya rusak ringan diguncang gempa 6,4 SR pada 29 Juli 2018 lalu, menjadi rusak berat dan roboh akibat guncangan gempa bermagnitudo 7.

Keterangan resmi dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, total korban meninggal dunia saat ini berjumlah 98 orang. Tercatat sebanyak 236 korban mengalami luka-luka.

Akibat gempa bermagnitudo 7 pada Minggu (5/8/2018), diprediksi sekira 20 ribu orang mengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian.(Aim)

Dibaca : 487x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan