Minggu, 18 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Gunakan Perahu Pinjaman, Atlet Blora Panen Medali

Editor: samian
Selasa, 23 Oktober 2018
Ahmad Sampurno
PANEN MEDALI: Tim dayung kayak 4 putra Blora (atas) ditempel ketat tim Demak dipertandingan dayung Porprov Jateng di Waduk Mulur

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Meski menggunakan perahu pinjaman dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam kompetisi olah raga cabang dayung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XV 2018, Senin (22/10/2018), atlet Blora, Jawa Tengah, panen medali.

Sebanyak lima medali emas, lima perak dan tiga perunggu berhasil dikumpulkan di hari pertama perlombaann cabang dayung di Waduk Mulur, Sukoharjo. Menariknya, 13 medali itu diraih dengan menggunakan perahu pinjaman. Hebatnya lagi, perahu dan peralatannya tersebut baru tiba dari Kabupaten Bandung ke Sukoharjo, Senin (22/10/2018) subuh.

Setelah dipersiapkan, tiga jam kemudian perahu kayak dan rowing pinjaman itu langsung digunakan bertanding.

"Hanya sedikit waktu bagi pedayung Blora untuk mencoba perahu dalam rangka penyesuaian. Tapi kami bersyukur dan bangga, pedayung Blora bisa panen medali," ujar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora, Hery Sutiyono, yang menyaksikan pertandingan dayung Porprov di Waduk Mulur.

Lima medali emas bagi kontingen Blora antara lain diperoleh dari nomor kayak satu jarak 1000 meter atas nama Arya Adi, kayak dua 1000 meter putra atas nama Tri Digdo Wahono dan Agung Surya serta dari nomor cano dua 1000 meter putra Kristian Arde dan Veri Mashuri.

Tim kayak empat jarak 500 meter putra mempersembahkan medali emas keempat bagi Blora. Adapun medali kelima diperoleh dari nomor kayak dua jarak 500 meter putra.

"Pertandingan sengit terjadi di nomor kayak empat 500 meter putra. Andaikan tidak menggunakan perahu pinjaman dari Bandung mungkin saja tim Blora kalah dari Demak. Jaraknya hanya terpaut tipis, tidak sampai setengah meter," kata Heri Purnomo, salah seorang pengurus KONI Blora yang menyaksikan lomba.

Para pedayung Blora menggunakan perahu pinjaman karena perahu yang biasa dipakai latihan di Blora sudah tidak layak. Padahal tim dari kabupaten dan kota lainnya di Jateng memakai perahu terbaru yang sangat ringan.

Tim Blora sempat memakai perahu dari tim lain yang bertanding di babak penyisihan Porprov. Namun saat final, perahu itupun dipakai pemiliknya. Beruntung, perahu pinjaman dari Bandung sudah tiba di Sukoharjo sebelum laga final dimulai.

"Saat di putaran semifinal, kami gunakan perahu sendiri. Hasilnya, kami kalah namun tetap melaju ke putaran final. Saat menggunakan perahu pinjaman dari Kabupaten Bandung, kami bisa meraih medali emas," kata Joko, salah seorang ofisial tim dayung Blora.

Ketua Harian Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Sukiman, menyatakan, masih ada nomor lainnya yang akan dipertandingkan di cabang dayung Porprov, Selasa (23/10/2018).

"Mudah-mudahan para pedayung kami kembali bisa mempersembahkan medali emas bagi kontingen Blora," ujarnya.(ams) 

Dibaca : 318x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan