Jum'at, 22 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Harga Beras Tuban Melambung

Editor: nugroho
Rabu, 26 November 2014
edy purnomo
HARGA NAIK : Salah satu pedagang besar di Tuban sedang melayani pedagang beras.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Harga beras di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai merangkak naik sejak beberapa minggu terakhir. Naiknya bahan makanan pokok ini, tidak semata-mata dikarenakan dicabutnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM), melainkan lebih dipengaruhi pada masa tanam dan serangan penyakit yang terjadi pada musim panen kemarin.

“Naiknya harga beras sebelum adanya kenaikan BBM Mas,” kata Suharto (45), salah satu pedagang pasar di Pasar Baru, Jalan Gajah Mada, Tuban.

Suharto mengatakan, akibat masa panen kemarin stok beberapa gudang di penggilingan padi atau distributor mengalami penurunan. Hal ini berdampak pada pemenuhan pasokan di tingkatan pedagang pasar.

Selain itu, menurut pengakuan pedagang beras lainnya, serangan beberapa hama di sejumlah wilayah Tuban cukup berdampak pada hasil panen. Dimana stok beras di Tuban benar-benar mengandalkan produksi dari petani lokal.

“Setelah terkena penyakit pas panen, sekarang masih musim tanam itupun dirasa cukup telat,” Imbuh Hermanto (49), pedagang beras yang juga petani menambahkan.

Saat ini harga beras di Pasar tradisional dengan kualitas biasa mencapai Rp7.800 perkilogram dari harga semula Rp6.800 perkilogram. Beras dengan kualitas medium naik menjadi Rp8.200 perkilogram dari sebelumnya Rp7.900 perkilogram.

Sementara beras dengan kualitas terbaik, atau super mencapai harga Rp9.400 perkilogram dari harga semula Rp9.000 perkilogram.

“Beras di Tuban rata-rata mengandalkan petani lokal, jadi meski ada kenaikan di ongkos transportasi tetapi tidak begitu berpengaruh,” terang Salikun (52), pedagang beras besar yang biasa memasok kebutuhan pedagang.(edp)

Dibaca : 922x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan