Senin, 25 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Hutan Cabak Jadi Habitat Macan Tutul

Editor: samian
Jum'at, 30 Oktober 2015
SuaraBanyuurip.com/Sampurno
HABITAT : Hutan Cabak menjadi habitat hewan Macan Tutul, Ular, Monyet, Kijang.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kawasan hutan Cagar Alam sebagai hutan konservasi di wilayah hutan Cabak KPH Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi Habitat Macan Tutul. Terbukti, dari beberapa kali monitoring yang dilakukan oleh tim Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu bersama Balai  Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, ditemukan jejak keberadaan Macan tutul.

Menurut Dwi Purwanto, Kepala Seksi Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) KPH Cepu, kawasan Cagar Alam seluas 30 hektar tersebut telah lama diketahui sebagai habitat Macan Tutul.

"Sesuai dengan investigasi tahun 2008 lalu yang dilakukan oleh tim, banyak diketemukan keanekaragaman hewan di kawasan hutan ini. Termasuk Macan Tutul," ujarnya.

Namun tidak secara langsung, lanjut dia, melainkan dari jejak-jejaknya. "Dari jejak tapak kaki dan feses (red-kotoran) yang diduga jejak dan feses macan Tutul," jelasnya.

Setelah dilakukan kejian dan penelitian terhadap temuan itu, menurutnya, diperoleh kebenaran bahwa feses dan jejak tersebut adalah milik macan tutul. Sehingga, lokasi itu ditetapkan sebagai habitat Macan Tutul.

"Sampai saat ini masih kita lakukan pemantauan. Kebetulan tahun ini ada Monitoring. Keberadaan Macan Tutul pun masih kita lacak," ungkapnya.

Ditambahkan, dari beberapa kesaksian masyarakat maupun pemburu, pernah menjumpai bukti lain mengenai keberadaan Macan Tutu tersebut.

"Dari pemburu mengaku, pernah menjumpai sesosok mata yang disinyalir adalah Macan Tutul, Saat dirinya melakukan aktifitas berburu pada malam hari di sekitar hutan penyangga," kata dia.

Bukan hanya itu, sebagian warga yang sempat transit di warung tidak jauh dari Hutan Konservasi pernah mendengar auman. "Saat Magrib, warga sempat mendengar auman Macan Tutul yang berasal tidak jauh dari belakang warung," ungkapnya.

"Secara Ilmiah belum bisa dibuktikan," tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, dari hasil monitorong yang dilakukan ada beberapa hewan yang berhabitat di kawasan Cagar Alam. "Monyet, Babi Hutan, Ular, Kijang dan beberapa hewan lain," pungkasnya. (Ams)

Dibaca : 1703x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan