Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Batalkan Sponsor Perusahaan Tambang

Indonesiana - Cerita Dari Blora Dipastikan Tetap Terlaksana

Editor: nugroho
Senin, 10 September 2018
ahmad sampurno
Surat Pembatalan Bantuan Sponsor.
TERKAIT:

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, Jawa Tengah, memastikan Bedah buku Karya Pramoedya Ananta Toer bertajuk " Indonesiana - Cerita Blora" yang akan diselenggarakan pada Rabu - Sabtu (12 -15/9/2019) di Gelanggan Olahraga (GOR) Mustika Blora, Jawa Tengah, tetap terlaksana. Dinporabudpar telah membatalkan sponsorship sejumlah perusahaan tambang pada kegiatan tersebut.

"Sudah saya batalkan," tegas Kepala Dinporabudpar Kunto Aji kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengaku tidak memiliki pemikiran jauh seperti nara sumber yang diundang dalam perhelatan tersebut. Pelibatan sponsorship itu hanya untuk mendukung dan mensukseskan acar.

"Jangan diperpanjang lagi masalah ini, sudah saya batalkan. Mari kita sukseskan Indonesiana. Demi pemajuan kebudayaan di Blora dan Nusantara," pungkasnya.

Bedah buku Karya Pramoedya Ananta Toer ini akan menghadirkan sejumlah penulis ternama. Diantaranya Gunawan Budi Susanto, Muhidin M Dahlan dan juga komunitas Akar Merdeka yang dijadwalkan mengisi Gelar Griya Cungkil 1.000 Wajah Pramoedya. Kemudian ada juga Saut Situmorang, Dwi Cipta, dan budayawan serta penulis lainnya.

Sebelumnya, Budi Santoso menyatakan tidak akan datang pada acara tersebut jika terdapat logo perusahaan tambang. Alasannya, tidak sesuai dengan prinsipnya selama ini yang menentang pendirian pabrik semen yang dapat merusak lingkungan.

"Bila acara Indonesiana – Cerita dari Blora itu disponsori oleh pabrik semen, jelas itu bertolak dengan prinsip saya. Saya tidak akan berangkat ke Blora,” kata Gunawan Budi Susanto (57) yang akrab disapa Kang Putu.

Indonesiana adalah platform pendukung kegiatan seni budaya di Indonesia yang bertujuan untuk membantu tata kelola kegiatan seni budaya yang berkelanjutan, berjejaring, dan berkembang.  Indonesiana diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program Indonesiana 2018 di Blora dilaksanakan setelah Pemkab Blora menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Platform Kebudayaan Indonesiana bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Sementara, Menurut Soesilo Toer, salah satu pendiri Perpustakaan PATABA yang notabene adik kandung dari Pramoedya Ananta Toer, dirinya juga tidak tahu-menahu terkait dengan pencantuman logo PT Semen Gresik, ExxonMobil, Pertamina, Bank Jateng dan PT GMM (Gendhis Multi Manis) tersebut. Dirinya hanya tahu menjadi salah satu narasumber di acara bedah buku.

"Saya tak pernah diajak berbicara terkait dengan sponsorship. Kalau acara Indonesiana – Cerita dari Blora ini sponsornya adalah pabrik semen, ExxonMobil dan PT GMM, saya menolak. Ini karena demi kelestarian lingkungan hidup," smabungnya.

Benee Santoso (27), pemuda pengelola PATABA Press yang aktif menerbitkan buku-buku, juga menyatakan hal senada, bahwa dirinya juga tak dilibatkan dalam pembicaraan terkait sponsorship tersebut. 

"Terkait dengan sponsorship yang ada, saya tak pernah diajak berbicara. Kalau dulu saya sempat mengusulkan beberapa nama untuk dimasukkan kepanitiaan, namun ditolak. Akhirnya saya mengundurkan diri dari kepanitiaan,"terangnya.

Benee juga menambahkan bahwa dirinya mengajak Gunawan Budi Susanto sebagai pembicara, saat susunan panitia belum ada. Baru ketika susunan panitia dibentuk, ternyata ada panitia yang juga bertugas mencari tambahan sponsor, dan logo sponsor itu baru ditempelkan belakangan.(ams)

 

 

Dibaca : 590x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan