Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Ingin Ikut Lelang TKD Gayam, Berikut Ini Syaratnya

Editor: nugroho
Jum'at, 12 Juni 2015
ririn wedia
SOSIALISASI : Masyarakat mengikuti penjelasan tentang tata acara dan syarat lelang TKD Gayam di balai desa setempat.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), mensosialisasikan  tata cara dan persyaratan lelang tukar guling tanah desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, seluas 13,2 hektar (Ha) yang saat ini digunakan proyek pengembangan penuh produksi puncak Lapangan Banyuurip di Balai Desa Gayam, Jum’at (12/6/2015).

Sosialisasi ini ditujukan bagi masyarakat umum baik perorangan, badan usaha, atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mampu atau sanggup mempersiapkan calon tanah sebagai pengganti TKD Gayam dalam tukar menukar dengan beberapa syarat yang diajukan.

Perwakilan dari EMCL, Wishnu Bahriansyah, mengatakan, untuk tanah pengganti TKD berupa lahan pertanian antara lain berlokasi di dalam wilayah Desa Gayam, apabila tanah pengganti di luar Desa Gayam harus berada di dalam wilayah Kecamatan Gayam dan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, lanjut Wishnu, tanah pengganti memiliki luas lahan sekurang-kurangnya 19,8 Ha dan memiliki fasilitas pendukung untuk pengairan (cadangan air) di musim kering atau kemarau, fasilitas pendukung tersebut tidak termasuk didalam luasan tanah pengganti.

"Apabila dalam lokasi tanah pengganti tidak tersedia fasilitas pendukung untuk pengairan maka harus disediakan fasilitas tersebut," ujarnya saat sosialisasi.

Disamping itu, kata dia, tanah harus berbentuk hamparan, memiliki kelengkapan surat bukti kepemilikan hak atas tanah yang sah dan lengkap. Selanjutnya, memiliki kualitas tanah yang dapat mendukung kegiatan pertanian padi dua kali dalam satu tahun. Memiliki akses penghubung dengan jalan utama desa atau terletak di samping jalan desa dan kondisi tanah pengganti TKD Gayam harus sudah merupakan tanah yang siap produksi pertanian (siap tanam).

Wishnu menyatakan, untuk tanah pengganti TKD berupa lapangan sepak bola desa Gayam antara lain berlokasi di wilayah desa Gayam, luas minimal mencukupi ukuran lapangan sepakbola berikut fasilitasnya, memiliki kelengkapan surat bukti kepemilikan hak atas tanah yang sah dan lokasi berdekatan atau maksimal 100 meter dari lokasi lapangan sepakbola desa Gayam yang saat ini digunakan untuk kegiatan hulu miyak dan gas bumi proyek Banyuurip.

Dia melanjutkan, bagi masyarakat umum yang mampu dan sanggip mempersiapkan calon tanah pengganti yang dimaksud agar dapat menyerahkan hal-hal sebagai berikut dalam amplop tertutup. Di antaranya deskripsi calon tanah pengganti berikut peruntukan pengganti yang diusulkan, deskrispsi tersebut sekurang-kurangnya memuat luasan, lokasi serta pemilik dari calon pengganti, yang diketahui Kades.

Kemudian, kata Wishnu, penawaran harga dalam rupiah per meter persegi, surat pernyataan bersedia atau siap menjual dari pemilik tanah, dengan persetujuan dari suami atau istri atau para ahli warisnya yang diketahui kepala desa.

"Proses pembelian calon tanah pengganti yang dimaksud dalam pengumuman ini hanya akan dilakukan secara langsung melalui pelepasan hak dari masing-masing pemilik calon tanah pengganti kepada Pemerintah DEesa Gayam sesuai dengan syarat-syarat dalam pasal 15 Peraturan Menteri Dalam Negeri No 4 tahun 2007 serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait pelepasan hak atas tanah," pungkasnya.(rien)

 

Dibaca : 1359x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan