Jum'at, 17 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Inilah Alasan Batik Jonegoroan Dipilih Jadi Seragam Resmi KAI

Editor: nugroho
Sabtu, 25 Oktober 2014
ririn wedia
TANDATANGAN : Bupati Suyoto menandatangani prasasti pada tasyakuran atas anugrah Batik Jonegoroan dipakai seragam resmi di KAI.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, khususnya perajin Batik Jonegoroan patut bangga. Sebab batik kebanggan masyarakat Bumi Angling Dharma-sebuatan lain Bojonegoro- digunakan sebagai seragam resmi pada Konfrensi Anak Indonesia (KAI) di Jakarta.

Pada even nasional itu Batik Jonegoroan juga akan dipakai oleh Presiden Republik Indonesia ke 7, Joko Widodo (Jokowi), Plt Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan empat orang menteri lainnya.

Ada beberapa alasan panitia mimilih Batik Jonegoroan digunakan sebagai seragam resmi KAI. Yakni selain sudah menjadi tradisi untuk memberikan simbol pada tema yang diangkat pada konfrensi, motif Batik Jonegoroan memiliki simbol yang kuat. 

"Kami melihat simbol sebuah tekad yang kuat terdapat motif daun jati di dalam Batik Jonegoroan ini," kata Ernawati, Ketua Kurikulum Konferensi Anak Indonesia yang berkomunikasi melalui telephone di hadapan para undangan pada Deklarasi Forum Pecinta Batik Bojonegoro dan pemberian anugerah Batik Jongoroan, di Terminal Rajekwesi Jalan Veteran, Kamis (25/10/2014).

Acara itu digagas Persatuan Wartawan Bojonegoro (PWB) Car. Dalam kegiatan ini juga  dilaksanakan tasyukuran atas terpilihnya Batik Jonegoroan sebagai seragam resmi acara Konferensi Anak Indonesia  di Jakarta. .

Ernawati menyampaikan, bahwa kisah  pohon jati sudah melegenda di mata internasional karena kekuatan batangnya yang tahan pada api. Oleh karena itu, kenapa Kerajaan Majapahit dahulu menyebut pohon jati sebagai simbol kuat dan perkasa.

"Motif sekar jati sebagai simbol yang kuat, tekad dan semangat harus sekuat peserta dari Konferensi Anak Indonesia," ujarnya semangat.

Selain iu, Ia melihat pada Batik Jonegoroan terdapat filosofi yang tergambar di batik bukan untuk mengenang masa lalu tapi juga harapan di masa depan.

"Kami berharap Batik Jonegoro semakin ditekuni dengan tingkat kerapian yang tinggi," harap dia.

Ketua panitia acara PWB Care, Agus Sighro, mengungkapkan, sangat bangga atas dipakainya batik jonegoroan yag digunakan saat event nasional. Bahkan batik jonegoroan akan dipakai oleh Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), Plt Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan empat orang menteri lainnya.

"Ini adalah prestasi yang sangat luar biasa, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Bojonegoro agar lebih produktif," kata pegiat seni itu.

"Kami berharap produk lokal Bojonegoro seperti Batik Jonegoroan bisa dikenal baik nasional maupun internasional nantinya," lanjut Sighro.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, mengaku, sangat bangga pada istrinya, Mahfudhoh yang menggagas adanya motif Batik Jonegoroan ini. Sehingga sekarang ini semakin fanatik menggunakan Batik Jonegoroan kemana saja terutama pada acara-acara resmi.

"Mudah-mudahan karya-karya Bojonegoro bisa dikenal secara luas, inilah wong jonegoro yang sehat, produktif dan bahagia," pungkasnya.(rien)

Dibaca : 1578x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan