Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Inilah Identitas 10 Karyawan PT IKSG Tuban yang Memicu Demo

Editor: samian
Rabu, 05 Desember 2018
Ali Imron
Puluhan Pemuda Karangasem saat menggelar aksi demo di PT IKSG Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Massa demo di PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Rabu (5/12/2018) tak sekedar berorasi menuntut transparansi rekrutmen tenaga kerja. Pemuda Desa Karangasem, Kecamatan Jenu didukung aliansi karang taruna Semen Gresik juga membawa data identitas 10 karyawan yang baru direkrut dari non ring.

"Kami demo berbasis data bukan hanya sekedar orasi," ujar Korlap aksi, Ahmad Arif (31), kepada suarabanyuurip.com selepas mediasi bersama manajemen PT IKSG dan Forkopimcam Jenu.

Kesepuluh karyawan baru tersebut meliputi, Dian Andik Cahyono asal Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak lulusan SMK jurusan pemesinan pengelaman kerja di PT Gunawan Fajar Tuban, Chasan asal Jalan Pemuda Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, lulusan SMK jurusan teknik instalansi listrik pengalaman di PT Gunawan Fajar Tuban.

Wawan Pujianto asal Karang, Kecamatan Semanding, lulusan SMK jurusan teknik pemesinan pengalaman di PT Gunawan Fajar Tuban, Dwi Rahmat Farid asal Panyuran, Kecamatan Palang, lulusan SMK jurusan teknik elektronika industri pengalaman di PT Gunawan Fajar.

Sarwoto asal Desa Penidon, Kecamatan Plumpang, lulusan SMP pengalaman kerja di PT Gunawan Fajar Tuban, Yuliono asal Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, lulusan SMA jurusan IPS pengalaman di PT Gunawan Fajar Tuban.

Zainul Arifin asal Desa Boto, Kecamatan Semanding, lulusan SMK jurusan administrasi perkantoran pengalaman kerja di PT Gunawan Fajar Tuban, Yoyok Subagiyo asal Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, lulusan SMK jurusan teknik mekanik otomotif pengalaman kerja PT Gunawan Fajar Tuban.

Nanang Saefudin asal Panyuran, Kecamatan Palang, lulusan SMK jurusan teknik pemesinan pengalaman di PT Gunawan Fajar Tuban, dan Teguh Hariyono asal Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, lulusan SMA jurusan IPA pengalaman kerja di PT Gunawan Fajar Tuban.

"Ada yang lulusan SMP itu, padahal di Desa Karangasem, Socorejo, dan Temaji banyak lulusan SMA/SMK," bebernya.

Dikarenakan tidak ada titik temu dalam mediasi, massa berencana akan melakukan aksi kedua di kantor PT Semen Indonesia yang berpusat di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek. Sesuai ijin prinsip poin 6, rekrutmen harus mengutamakan warga ring 1.

"Kami akan demo lagi karena pihak IKSG bersikukuh memperjuangkan 10 tenaga non ring itu," terangnya.

Kasi HRD dan Hukum PT IKSG Tuban, Rahmat Agus Pranoto, mewakili manajemen menjelaskan, sebenarnya kebutuhan yang dibutuhkan perusahaan adalah tenaga skill, sehingga akan membuat operasional mesin lebih cepat.

Dalam perekrutannya juga sudah dikomunikasi warga dan perangkat desa setempat. Komunikasi dilakukan oleh PT Swabina, pada tanggal 15 November mendatangi warga untuk menyampaikan kebutuhan tenaga skill tersebut.

"Sudah disampaikan ketiga desa. 10 pekerja yang sudah direkrut ber-KTP Tuban dan berdomisili Tuban," paparnya.

Perlu diketahui, demo dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Massa menggunakan tanda pita warna merah, yang ditempelkan di lengan kiri. Aksi digelar di pintu masuk PT IKSG sisi Utara.(Aim)

Dibaca : 6485x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan