Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Jalan PB Sudirman dan Manunggal Tuban Dibuat Dua Arah

Editor: samian
Rabu, 15 Agustus 2018
Ali Imron
PENGALIHAN ARUS : Anggota Satlantas Polres Tuban saat mangatur Lalin dan kendaraan truk tidak boleh lewat Jalur Selatan Tuban.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Mulai hari Rabu (15/8) siang, Jalan Panglima Besar (PB) Sudirman dan Manunggal Tuban, Jawa Timur, lebih padat dari biasanya karena dilakukan uji dua arah. Untuk menuju Semarang, kendaraan dari arah Surabaya dialihkan melingkar menyusuri Jalan Manunggal-PB Sudirman- RE Martadinata tembus Rest Area Tuban.

"Uji coba ini untuk mengurangi penumpukan kendaraan di dalam kota," ujar Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, kepada suarabanyuurip.com, disela-sela uji coba di Jalan Manunggal Selatan.

Eko sapaan akrabnya, menjelaskan, selama ini banyak kendaraan berat menumpuk di Jalan Nasional yang masuk di dalam kota dimana banyak persimpangan dan traffic light. Dengan pengalihan arus melingkar ini, diharapkan kemacetan berkurang.

Setelah dihitung oleh petugas, untuk sampai titik Rest Area melewati Jalan Pahlawan- Hos Cokroaminoto- Gajah Mada- Dr. Wahidin Sudirohusodo- Teuku Umar butuh waktu 30 menit lebih. Setelah dialihkan melingkar, setiap truk bisa tiba dalam waktu 10 menit.

"Artinya setiap kendaraan bisa berhemat 20 menit," jelasnya.

Pihaknya belum memastikan kapan pengalihan arus diterapkan paten. Intinya selama beberapa hari kedepan dilakukan uji coba, kemudian hasilnya dievaluasi. Apabila hasilnya bagus akan diajukan untuk dibuatkan formalnya.

Perlu diketahui bagi pengendara dari arah Semarang tak perlu bingung, karena arusnya tetap seperti biasa. Hanya yang dari arah Surabaya saat masuk Kota dibelokkan ke Jalan Manunggal Utara.

"Kerjanya seperti jalan bebas melingkar," terangnya.

Pantauan sementara, dengan pemberlakukan dua jalur di Jalan Pantura kepadatan hanya terjadi di Utara Alun-alun Tuban. Kondisi ini akan dievaluasi, supaya lancar dan kemacetan berkurang.

Sementara ini yang dialihkan kendaraan berat dan angkutan barang. Sedangkan untuk kendaraam trayek masih diijinkan masuk ke dalam kota.

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban, Gunadi, menambahkan, kendaraan Bus dan transportasi lainnya masih bisa lewat Jalan Pahlawan- Hos Cokroaminoto- Gajah Mada- Dr. Wahidin Sudirohusodo sampai Rest Area. Selain itu, bisa mengikuti jalur pengalihan ke Manunggal Utara.

"Bus bisa milih jalur Selatan ataupun Utara," tambahnya.

Diyakini secara alami berjalannya waktu, masyarakat pengguna jalan akan bisa memilih jalur mana yang lebih cepat. Apakah lewat Selatan atau Utara yang beriringan dengan kendaraan berat.

Selain banyak simpangan dan traffic light, pengalihan arus ini karena di Jalur Selatan banyak tempat strategis mulai sekolah, perkantoran, pasar, sampai dengan Rumah Sakit (RS).

"Kita belum tetapkan berapa hari uji coba, tapi menunggu hasil evaluasi," pungkasnya. (Aim)

Dibaca : 12792x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan