Selasa, 16 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Jaring Calon Operator Jambaran Tiung Biru

Editor: nugroho
Selasa, 14 Mei 2019
Ist
Kunadi saat paparkan Program Human Resources PEPC untuk membina putra-putri terbaik Bojonegoro di Sekretariat Ademos.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Operator proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) kini telah resmi membuka program beasiswa pendidikan diploma guna menjaring calon operator proyek JTB.

Lulusan program ini akan mendapatkan Ijazah setingkat Diploma I dan dipersiapkan untuk menjadi Operator JTB PEPC yang handal dan kompeten.

JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Kunadi, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan program Human Resources Pertamina EP Cepu untuk membina putra-putri terbaik Bojonegoro, Jawa Timur, yang akan di didik selama 1,5 tahun di PEM Akamigas.

"Nantinya, jika memenuhi tahapan seleksi, peserta didik akan menjadi Calon Tenaga Operator Proyek JTB,” ujar Kunadi saat hadir dalam sosialisasi program di Gedung Sekretariat Ademos, di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 14 Mei 2019, melalui pres rilis yang diterima Suarabanyuurip.com.

Kunadi menjelaskan, komitmen PEPC terhadap pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan, baik untuk mencetak tenaga kerja maupun wirausahawan di wilayah Bojonegoro. Setiap kegiatan PEPC selalu melibatkan sinergi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, seperti Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten yang telah pula mendukung PEPC dalam kegiatan upskilling bagi penerima manfaat.

"Program Apprentice ini juga merupakan upaya untuk mendukung program National Capacity Building khususnya untuk Putra/Putri daerah terbaik di wilayah Bojonegoro," ucapnya.

Saat ini, PEPC menjadi operator proyek JTB target on-stream pada tahun 2021 dengan sales gas sebesar 192 MMSCFD. Dalam menjalankan proses bisnisnya, PEPC akan berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif pada pengembangan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah GPF Bojonegoro.

Dalam kesempatan yang sama, Fungsi Human Capital PEPC, Agung Nugraha, menjelaskan, beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi diantaranya merupakan penduduk Kabupaten Bojonegoro sekurang-kurangnya sejak 1 Juli 2017 yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga, memiliki Ijazah Pendidikan SLTA tahun ajaran 2016/2017, 2017/2018, dan 2018/2019. Berusia maksimal  22 tahun pada tanggal 1 Agustus 2019.

Selain itu para peserta harus bersedia mengikuti dan mematuhi ketentuan “Apprentice Program PEPC 2019” selama 18 bulan, dengan sistem residensial atau selama program tinggal di asrama yang disediakan.

Adapun persyaratan administrasi lainnya dapat diakses melalui link http://tinyurl.com/yxna5etw dan informasi lebih lanjut para calon peserta dapat menghubungi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro di Jl. Basuki Rahmat no.4 Bojonegoro.

Agung memaparkan, tahapan yang perlu diikuti oleh para calon peserta. Diantaranya tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran online yang dibuka tanggal 14-24 Mei 2019 melalui link http://tinyurl.com/yxna5etw.

"Seleksi administrasi tanggal 27-28 Mei, Tes Tertulis 11 Juni, Tes Kesehatan 20-22 Juni, serta Tes Wawancara sekaligus wawancara di bulan Juli,” jelasnya.

Hadir dalam sosialisasi diantaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Agus Supriyanto, Wakil Direktur I PEM Akamigas, Rohman, jajaran Muspika beserta Kepala Sekolah SMA, MAN dan SMK dari empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Ngasem, Gayam, Purwosari, dan Tambakrejo, Kepala Desa sekitar wilayah JTB, dan Agung Nugraha dan Arya Nugraha dari fungsi Human Capital PEPC.(sam) 

Dibaca : 730x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan