Sabtu, 18 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Jelang Ramadan, Pasar Tradisional Dijubeli Pembeli

Editor: nugroho
Jum'at, 27 Juni 2014

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan-Banyaknya masyarakat yang akan mengadakan megengan (kirim doa) sebelum datangnya bulan ramadan menjadikan sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terlihat ramai dari hari-hari biasa.

Warga berbelanja mencari bermacam-macam kebutuhan untuk membuat ambeng. Karena selamatan atau lebih dikenal megengan oleh masyarakat di Kabupaten Lamongan sudah menjadi tradisi. Kegiatan itu dimaksudkan untuk berkirim doa kepada keluarga yang sudah meninggal dunia dan bentuk syukur datangnya bulan suci ramadan.

Kegiatan megengan dilakukan satu atau dua hari sebelum tibanya bulan ramadan. Adanya tradisi yang tetap di uri-uri inilah pagi hingga siang tadi sejumlah pasar di Lamongan terlihat penuh sesak.

“Mau megengan mas jadi belanjanya lumayan banyak,” ujar seorang ibu rumah tangga, Kasri yang sedang berbelanja di Pasar Sukodadi.

Namun kebanyakan para ibu rumah tangga merasa bingung mendapatkan harga-harga yang akan dibeli karena hampir mayoritas harganya naik drastis. Kenaikan berkisar antara 20 persen.

“Menjelang puasa harga-harga pada naik semua mas, bingung ngumetno duwik (bingung memutar uang),” ujar pembeli di Pasar Pucuk, Romlah.

Dia mengaku, awalnya dirinya akan megengan dengan menggunakan ikan daging ayam. Namun karena harga ayam yang cukup mahal yaitu Rp33 ribu per kilogram akhirnya diputuskan membeli telur dan tahu tempe.

Para penjual di pasar mengaku musim megengan menjadi berkah tersendiri bagi para bakul. Karena saat musim megengan pembelinya ramai meski harga dagangan pada naik.(tok)

Dibaca : 683x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan