Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

JIM Dorong Desa Jadi Subjek Pembangunan

Editor: samian
Rabu, 16 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Athok
DISKUSI : JIM sedang melakukan diskusi tentang peran desa di Kantor LIMA 2B, Kecamatan Gayam.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- ‎Dipenghujung tahun 2015 Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) menutup diskusi bulanan dengan tema ‎"Desa Sebagai Subjek Pembangunan".

Hadir sebagai nara sumber Kepala Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari Muhammad Choirul Huda. Desa Sedahkidul dinilai memiliki progres yang cukup bagus dengan inovasi pembangunannya dan upaya penerapan UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

"Desa saat ini mendapat perhatian dari pemerintah. Karena itu, Desa harus memiliki konsep yang bagus agar bisa berdaya saing dan mandiri,"katanya dalam diskusi bulanan yang bertempat di kantor Lima 2B Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Rabu (16/12/2015).

Menurut dia, dukungan yang diberikan pemerintah harus dimaksimalkan dengan inovasi serta terobosan pembangunan. Baik dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun infrastruktur. Apalagi saat ini sedang memasuki era persaingan dan digitalisasi. 

"Diperlukan juga pengelolaan anggaran yang baik serta pengembangan potensi desa. Poinnya desa sebagai subjek pembangunan," paparnya.

Sebagai contoh, dari aspek perkembangan Teknologi dan Informasi, pihaknya telah memanfaatkan website desa yang dikelola oleh warga serta pemuda desa. Terobosan ini pula yang menobatkan Desa Sedahkidul mendapat penghargaan DesTika desa.id Award 2015 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).‎

"Penghargaan ini merupakan yang pertama di Jawa Timur," imbuhnya.

Nara sumber lain, jurnalis Warta dari Dinas Kominfo Bojonegoro, Dwi Suko Nugroho. Dalam diskusi, dia mengatakan perkembangan teknologi dan informasi merupakan aspek penting yang saat ini terus berkembang.

Menurut dia, pembangunan yang dilakukan pemerintah, mulai pusat, daerah, dan desa akan bisa saling sinergi dengan memanfaatkan informasi. Apalagi dalam waktu dekat, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mulai diterapkan.

"Saya harapkan masyarakat bisa pro aktif memberi informasi melalui wadah yang tersedia dan menuliskan segala potensi desa agar terbantu dalam promosinya," tuturnya.

Direktur Lima 2B Mugito Citrapati, menyampaikan, tema diskusi bulan ini merupakan rangkaian dari diskusi yang telah digelar bulan sebelumnya. Diskusi yang digelar JIM ini sebagai bentuk konsistensi untuk memberi kontribusi kepada desa.

"Khususnya kepada masyarakat agar bagaimana nantinya dapat pro aktif mengelola potensi desa hingga mempromosikannya," kata dia.

Sekedar diketahui, JIM merupakan pengembangan program papan informasi di desa jalur pipa proyek Banyuurip, Blok Cepu. Program ini dilaksanakan oleh Lima 2B bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). (Roz).

Dibaca : 735x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan