Minggu, 24 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Pemuda Dihajar Dirpam Obvit

Kades Gayam Naik Pitam

Editor: nugroho
Kamis, 14 Maret 2013

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Kepala Desa Gayam, Pujiono, naik pitam melihat warganya diperlakukan kasar oleh oknum anggota Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Dirpam Obvit) saat menggelar demo di lokasi proyek engineering, procurement and constructions (EPC) - 2 Banyuurip, Blok Cepu, yang berada di lapangan sepak bola desa setempat, Kamis (14/3/2013) sore tadi.

Pria yang juga Ketua Forum Komunikasi 15 Kepala Desa sekitar Banyuurip itu meminta agar Dirpam Obvit meminta maaf kepada para pemuda Desa Gayam. Sebab jika permasalahan kekerasan ini tidak segera diselesaikan akan menimbulkan persoalan baru di desa.

"Mereka harus meminta ma'af," tegas Pujiono dengan nada tinggi.

Pujiono mengaku, sangat mensayangkan insiden kekerasan yang dilakukan oknum Dirpam Obvit kepada para pemuda Desa Gayam. Karena tindakan tersebut dinilai semena-mena terhadap warga masyarakat.

"Seharusnya mereka mengayomi masyarakat, bukannya melakukan tindakan kekerasan seperti ini,' gerutu Pujiono.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Putra Mandiri Desa Gayam, Narito, mengaku masih shock setelah mendapat perlakukan kekerasan dari Dirpam Obvit. Selain mendapat bogem mentah, pemuda bertubuh sedang itu dibanting tiga oknum Dirpam Obvit.

"Ada yang memukul dan mengancam akan menembak saya," sambung Narito dengan wajah picat pasi. 

Seperti diberitakan sebelumnya, sekira sepuluh pemuda Gayam melakukan unjuk rasa menuntut tanah pengganti lapangan sepak bola yang sudah disepakati bersama, namun sampai sekarang belum terealisasi. Namum, aksi itu dibubarkan paksa oleh Dirpam Obvit. Bahkan tiga pemuda Gayam yakni Narito, Yono dan Sawut mendapat pukulan dari oknum Dirpam Obvit karena tidak mau membubarkan diri. (Sam)

Dibaca : 939x
FB
Ada 3 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Jum'at, 12 April 2013 23:02
Anjing akan selaulu membela yang memberi makan
ROSO SEJATI
Kamis, 14 Maret 2013 18:34
Oknum Dirpam Obvit itu sebaiknya belajar tentang aturan pengamanan. Aparat main kasar gitu gak dipecat ae.
Kang Nyoto
Kamis, 14 Maret 2013 22:24
Aparat skrg lbih membela penguasa dr pd rakyat. jd ingat rekening gendut freeport.
pemuda berdaulat
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan