Selasa, 25 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kades Minta Tukar Guling TKD Menguntungkan

Editor: samian
Sabtu, 14 April 2018
Ali Imron
JALUR PIPA : Salah satu lahan yang terlintasi jalur pipa Blok Cepu di Kecamatan Rengel.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Sembilan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang wilayahnya dilalui pipa distribusi minyak dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, meminta tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) saling menguntungkan. Seumpama lahan yang dilalui pipa tersebut harganya Rp1 miliar, juga harus dicarikan lahan dengan harga sama.

“Sembilan Kades tak ingin rugi dalam tukar guling TKD yang dilalui pipa Blok Cepu ini,” ujar Kades Sawahan, Sunarto, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, melalui sambungan teleponnya, Sabtu (14/4/2018).

Narto sapaan akrabnya, menjelaskan, sembilan desa di Kecamatan Rengel yang dilalui pipa Blok Cepu meliputi Desa Pekuwon, Maibit, Sawahan, Rengel, Ngadirejo, Sumberejo, Punggulrejo, Campurrejo, dan Banjaragung. Untuk panjang TKD yang dilalui pipa minyak setiap desa bervariasi. Khusus di Desa Sawahan luasannya hanya sedikit, karena sewa setahun hanya Rp9 jutaan.

Pasca pertemuan di salah satu hotel di Jalan Basuki Rahmat Tuban pekan lalu, para kades telah menyetujui rencana tukar guling TKD tersebut. Pemangku kebijakan ditingkat desa itu tak bisa menolak, karena aturannya demikian sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

“Kami merasa proses ganti lahannya yang sulit,” terangnya.

Apapun kondisinya, para kades akan melakukan musyawarah desa karena tidak bisa memutuskan seketika itu. Sedangkan pada pertemuan kemarin, pucuk pimpinan desa hanya menyetujui rencananya saja.

Untuk pertemuan berikutnya bersama pemprov, pihaknya belum menerima jadwalnya. Dikarenakan proses ini masih panjang, karena ada proses penunjukan tanah pengganti dari gubernur.

Camat Rengel, Joko Purnomo, membenarkan jika sembilan kades di wilayahnya masih berembug soal tukar guling TKDnya. Diharapkan semua tahapan berjalan lancar, dan tidak ada yang dirugikan.

“Untuk luasan TKD di Rengel yang dilalui pipa Blok Cepu belum tahu persis,” sergah mantan Camat Parengan ini.

Sebatas diketahui, operator Lapangan Migas Blok Cepu, EMCL memiliki jaringan pipa darat 20 inci sepanjang 72 Kilo meter (KM) mulai tapak sumur Banyurip di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga bibir pantai Palang Tuban, dan 23 KM pipa di bawah laut menuju Floating and Storage  Offloading (FSO) Gagak Rimang. Pipa itu untuk mengalirkan minyak mentah yang diproduksi dari Banyuurip.(Aim)

 

 

Dibaca : 539x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan