Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Keindahan Alam Kayangan Api Pudar

Editor: nugraha
Minggu, 29 September 2013
SuaraBanyuuurip.com/Samian
LENGANG : Wisata Kayangan Api yang menjadi salah satu ikon wisata Bojonegoro sepi pengunjung.

SuaraBanyuurip.com -  Samian Sasongko

Bojonegoro - Gundulnya hutan di wilayah Bojonegoro, Jawa Timur tak hanya menjadi penyebab berkurangnya sumber air. Namun juga menjadikan kondisi wisata Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem kurang asri dan alami.

Salah satu wisata andalan Bojonegoro yang berada tak jauh dari lokasi sumur migas Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu itu belum makasimal menjadi magnet wisatawan. Meskipun sudah banyak renovasi yang dilakukan.

Namun justru keasrian dan panorama hutan yang menjadi ciri khas Kayang Api kian pudar. Banyak pohon jati disekitar lokasi wisata yang ditebang.

"Dulu sekira tahun 1990-2000 kondisi hutan disekilingnya masih utuh Kayangan Api terasa rindang dan nyaman untuk dibuat wisata. Tapi sekarang seakan pengunjung tidak betah. Sebab, kondisinya panas," kata Yasmin, warga Desa Sendangharjo kepada www.suarabanyuurip.com, Minggu (29/09/2013).

Dia jelaskan, meski demikian masih ada pengunjung yang berdatangan. Walaupun jumlahnya relatif sedikit.

"Untungnya, bangunan dikanan kiri titik api nya sudah bagus. Ada tempat duduk yang berderet. Sehingga, membuat pengunjung bisa santai, Mas," ungkapnya.

Salah satu pengunjung, Rudianto, mengaku, hampir setiap satu minggu tiga kali berwisata ke Kayangan Api untuk refresing bersama keluarga.

"Ya seandainya hutan disekitar Kayangan Api tidak gundul pasti akan menambah keindahan. Sehingga, bisa membuat pengunjung betah," imbuh pria yang mengaku asal dari Kecamatan Sokosewu, Kabupaten Bojonegoro ini.(sam)

Dibaca : 1377x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan