Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Masalah Pembebasan Lahan RSUD Temayang

Kejari Bojonegoro Lakukan Puldata

Editor: utama
Kamis, 12 Juli 2018

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Jawa Timur, saat ini tengah melakukan Pengumpulan Data (Puldata), dan Pengumpulan Keterangan (Pulbaket), terkait pembebasan lahan untuk RSUD Tipe D di wilayah Kecamatan Temayang.

Pembebasan lahan  yang dibiayai APBD Bojonegoro 2017 itu, diduga menimbulkan kerugian negara senilai Rp1,46 miliar. Ihwal itu pula menjadikan Kejari  melakukan proses pemeriksaan.

"Dari beberapa pemberitaan yang sempat viral, kami lakukan Pulbaket untuk mengetahui kronologis sebenarnya,"kata Kepala Kejari Bojonegoro, Muhaji, saat ditemui di gedung Pemkab Bojonegoro lantai II, Kamis (12/7/2018).

Pengumpulan data yang dilakukan saat ini untuk menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun demikian, Kejari belum mendapatkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) baik dari BPK maupun Pemkab setempat.

"Beberapa hari ini kami melakukan Pulbaket sambil melihat proses selanjutnya, apakah yang bersangkutan mengembalikan kerugian negara atau tidak," tandasnya.

Dia katakan, jika dalam waktu 60 hari sejak diterbitkannya LHP dari BPK tanggal 28 Mei atau 28 Juli akhir bulan ini, belum ada pengembalian uang negara tersebut, maka bisa jadi statusnya naik menjadi penyelidikan.

Diberitakan sebelumnya, dugaan penyelewengan ini berdasarkan hasil audit BPK yang menemukan potensi kerugian negara sebesar Rp1,46 miliar. Hal itu terkait pengadaan lahan untuk RSUD Tipe D seluas 2,35 hektar (Ha) yang dibiayai APBD. (rien)

Dibaca : 439x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan