Kamis, 18 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kementerian ESDM Minta Lapter Ngloram Diaktifkan

Editor: nugroho
Minggu, 14 April 2013

SuaraBanyuurip.com

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengaktifkan kembali lapangan terbang (Lapter) Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Disamping untuk mendukung percepatan produksi minyak dan gas (migas) di Blok Cepu, pengaktifan lapter itu sekaligus sebagai upaya mendukung tugas pokok dan fungsi pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) Migas Cepu untuk dikembangkan menjadi Centre of Excellent Industrial Training bidang migas.

Kepastian pengaktifan Lapter Ngloram itu ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno. Dalam surat resminya Kementerian ESDM akan mengoptimalkan kembali lapter Ngloram. Surat tersebut ditujukan kepada Direktur Utama PT Pertamina dan kepala di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas).

Menurut Waryono, pengaktifan kembali lapter Ngloram dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah hal. Di antaranya memperlancar mobilisasi tenaga kerja dan barang ke wilayah eksplorasi Blok Cepu. Selain itu juga menghemat biaya transportasi yang pada akhirnya juga akan berdampak pada pengurangan cost recovery.

Dia menambahkan, dengan merealisasikan potensi lahan lapter Ngloram yang selama ini belum termanfaatkan, akan meningkatkan nilai tambah dan manfaat ekonomis bagi masyarakat Blora.

“Selain itu akan membantu percepatan pembangunan wilayah sekeliling aktivitas migas serta terciptanya lapangan kerja baru yang berhubungan dengan kegiatan lapangan terbang penyewaan dan kegiatan usaha lain yang berlokasi di lapter Ngloram dan sekitarnya,” papar Waryono Karno seperti yang dilansir www.satunegeri.com.

Jika pengaktifan Lapter Ngloram jadi terealisasi maka kesempatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur untuk membangun lapter semakin kecil.(sbu)

 

Dibaca : 950x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Minggu, 14 April 2013 23:40
Ayo bojonegoro jangan menyerah, tetaplah bangun bandara di temayang. Jangan pakai sungkan2an, contohlah banyuwangi, meskipun jember punya lapter namun kabupaten yg bertetangga'an tsb tetap membangun bandara(blimbingsari). Ibaratnya bojonegoro dan blora seperti kedua daerah tsb. Yg penting daerah punya misi maju meski harus bersaing.
GAM
Minggu, 14 April 2013 18:01
Wahhhhh gak payu, wong sing tujuane bojonegoro, tuban, lamongan mesthi mudun juanda suroboyo. lha sing tujuane sragen, ngawi magetan mudun adi sumarmo solo. terus sing tujuane grobogan, demak, kudus, rembang, njeporo pilih bandara ahmad yani semarang. ngancut-ngancut wis thoooo, di samping infrastuktur blora yang juuuuuelek kemudian ditambah jadwal penerbangan yg gak pasti karena sepinya arus penumpang. beda dengan semarang, solo dan surabaya yg udah jelas tingkat jumlah penumpangnya. prreeeeeeettttttt...........!!!!!!!!!!!!
Mr.X
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan