Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kepala Kakak Putus Ditebas Cangkul

Editor: samian
Rabu, 08 November 2017
Ali Imron
GEMPAR : Petugas keamanan sedang mengecek korban pembunuhan yang berlumuran darah ditubuhnya dengan kepala putus.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Hidup Jamiran, (55), warga Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, harus berakhir mengenaskan di tangan adik kandungnya sendiri, JMN (50) hari Selasa (7/11) malam. Kepala korban ditebas menggunakan sabit dan cangkul hingga terpisah dari badannya saat hendak mengobati pelaku.

"Saat pembunuhan warga sedang tahlilan di rumah kerabat pelaku namanya Hadi," ujar warga Dusun Kayunan, Sujud (54) kepada suarabanyuurip.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Selasa (7/11/2017) malam.

Tak satupun warga mendengar cek cok keduanya, meskipun TKP pembunuhannya hanya berjarak 30 meter atau dua rumah dari lokasi tahlil. Sebagaimana kebiasaan warga setempat, waktu tahlilan selalu menggunakan pengeras suara.

Sebagian warga yang duduk di teras rumah Adi langsung berhamburan, ketika melihat pelaku telanjang sambil membawa kepala kakaknya. Suasana semakin mencekam setelah pelaku meletakkan kepala kakaknya di halaman rumah Hadi. Berlanjut merangsek ke dalam rumah sambil mengayunkan gagang cangkul.

"Barang-barang di dalam rumah berantakan terkena ayunan cangkul," jelasnya.

Waktu pelaku masuk rumah kerabatnya, tak ada warga yang berani melihat bahkan menghentikannya. Mereka memilih bersembunyi, dan menyelamatkan anggota keluarga di rumahnya masing-masing.

Setelah puas merusak barang dan perkakas tahlil, pelaku tak lekas berhenti. Dia langsung mendatangi kambing yang diikat di kandang belakang rumah Hadi. Kambing tersebut rencananya disembelih pada hari Rabu (8/11) keesokan harinya, untuk memperingati tujuh hari kematiannya mbah Pasinah. Fakta di lapangan, kepala kambing itu ikut ditebas oleh pelaku.

"Entah apa motifnya tapi kepala kambing dibawa dan diletakkan bersebelahan dengan kepala kakaknya," jelas pria beruban itu.

Saksi lain, Lasimo (70), menambahkan, setelah mengumpulkan kepala kambing dan kakaknya pelaku langsung melarikan diri. Butuh waktu kurang lebih satu jam untuk menangkap pelaku di pekarangan.

"Pelaku dikejar oleh pemuda dengan membawa sebatang bambu," sambungnya.

Pasca ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Soko dengan pengawalan ketat dari warga setempat. Tak berselang lama, Kapolres Tuban, AKBP Sutrisno, dan Kasatreskrim, AKP M Wahyudi Latif tiba di lokasi.

Kejadiannya terjadi pukul 19:00 WIB. Untuk pelaku kini dibawa ke Mapolres, sedangkan korban dibawa ke RS Ibnu Sina Bojonegoro untuk diautopsi.

Data yang dihimpun di lapangan, korban berdomisili di Dusun Warang, Desa Sumurcinde. Sedangkan pelaku sejak tahun 1991-an telah menetap di Kayunan Rahayu dan membangun keluarga.(Aim)

Dibaca : 752x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan