Sabtu, 23 Maret 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Kontraktor Stadion Tuban Terancam Bayar Denda

Editor: samian
Sabtu, 22 Desember 2018
Ali Imron
TERANCAM BAYAR DENDA : Proyek stadion Tuban senilai Rp58,3 miliar belum diserahkan ke Pemkab.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Sampai dengan tanggal 22 Desember 2018, proyek stadion Tuban Bumi Wali senilai Rp58,3 miliar belum juga diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur. Padahal tanggal 20 Desember batasan perpanjangan proyek, dan otomatis membuat kontraktor PT Widya Satria terancam membayar denda ratusan juta rupiah.

"Sampai hari ini stadion belum diserahkan kontraktor ke pemkab," ujar Ketua DPRD Tuban, Miyadi, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (22/12/2018).

Sesuai dengan adendum SPK, kalau sudah dan masih melanjutkan kena denda sebagaimana aturan. Hitungan denda ini 1/1000 dari besaran nilai proyek Rp58,3 miliar. Artinya per hari kontraktor harus bayar denda Rp58 juta.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan pembangunan proyek sport center Tuban di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tuban, Zainal Maftuhien maupun Site Manager PT Widya Satria, Bambang Usdek belum merespon konfirmasi suarabanyuurip.com. Pesan WhatsApp tak dibalas dan panggilan telepon tak dianggkat.

Di beritakan sebelumnya, dalam kontrak semestinya proyek terbesar sepanjang sejarah Tuban selesai pada 4 Desember dan diserahterimakan (st 1) ke Pemkab Tuban, Jawa Timur pada 5 Desember 2018 kemarin. Kontraktor minta tambahan waktu atau adendum selama 21 hari mulai tanggal 5 Desember, dan hanya disetujui Pemkab 16 hari.

Proyek akbar di kabupaten berjuluk Kota Seribu Goa ini, diharapkan tak molor lagi. Resikonya jika pada 20 Desember tak diserahkan ke Pemkab, maka kontraktor akan dikenai denda.

Ada empat alasan mengapa kontraktor mengajukan adendum pertama, di dua pekan awal waktu pengerjaan masih ada tanaman jagung. Kedua, ada perbedaan gambar dengan kondisi di lapangan, dan perubahan desain perlu dilakukan.

Ketiga, perbedaan urugan (masih harus diratakan kembali karena sudut elevasi tidak sama). Terakhir perlu waktu untuk ngetes tanah lagi, karena kondisi bawah tanah berbatu dengan sisi Utara kedalaman delapan meter dan Timur empat meter.

Perlu diketahui pula, APBD 2018 menggelontorkan anggaran Rp60 Miliar untuk Stadion. Rinciannya Rp1 Miliar untuk konsultan, setelah dilelangkan muncul angka Rp942.000.000. Kontruksi dijatag Rp59 miliar, dan setelah dilelang muncul nominal Rp58,3 Miliar.

Tahun 2019 mendatang, Disparbudpora mengajukan Rp14 Miliar. Dimana Rp10 Miliar untuk jalan keluar masuk lingkungan stadion, parkir, dan penyelesaian ruang dua dan tiga. Sedangkan Rp1 Miliar untuk PJU lahan 11,2 Hektar, dan Rp3 Miliar untuk pagar dan drainase.

Data dari berbagai sumber, beberapa rekanan yang terlibat pembangunan Spot Center Tuban. Untuk rekanan gambar PT Handal Nasa Kedaton Surabaya (Kerjasamanya dengan Dinas Pendidikan Tuban). Review desain oleh CV Contoh Karya Mandiri (hasilnya 3D). Ini desain masih digeser 7 derajat.

Terakhir PT Tejacipta Rekasarana Surabaya (Konsultan Manajemen Kontruksi (MK)). Adapun beberapa rekanan kontruksi stadion belum terdeteksi, yang terakhir adalah PT Widya Satria.(aim)

Dibaca : 3886x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>