Senin, 19 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Konvoi Kelulusan Ganggu Ketertiban Lalu-lintas

Editor: nugroho
Jum'at, 15 Mei 2015
samian sasongko
KONVOI : Pelajar sekitar pemboran migas Blok Cepu melakukan konvoi di jalan poros kecamatan untuk merayakan kelulusan.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Euforia kelulusan dilakukan pelajar tingkat SMA di seluruh Indonesia, Jum'at (15/5/2015). Mereka mencorat-coret baju seragam dan konvoi motor menyusuri jalan-jalan untuk meluapkan kegembiraannya.

Seperti yang dilakukan pelajar di wilayah Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Puluhan siswa turun jalan melakukan konvoi di jalan poros Kecamatan Ngasem-Kalitidu.  Akibatnya, membuat pengguna jalan lain terganggu karena badan jalan dipenuhi para siswa-siswi.

Dari pantauan menyebut, para pelajar meluai melakukan konvoi sebelum Salat Jumat. Mereke menyusuri jalan menuju lokasi sumur migas Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem, dan sumur Gas Jambaran di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem. Akibatnya arus lalu-lintas semakin bertambah macet dan menjadikan warga yang hendak ke Masjid menjadi terganggu.

Namun aksi pelajar tersebut tak berlangsung lama karena, petugas kepolisian dari Polsek Ngasem bergerak cepat untuk menghalau mereka. Puluhan siswa-siswi berhamburan balik kanan ke arah utara menuju Kalitidu.

"Ya terganggu lah. Masak jalan dipenuhi mereka, orang lain kan gak bisa lewat," kata Muryani salah satu pengendara motor yang mengaku hendak ke Kalitidu tersebut.

Dia berharap, pihak keamanan maupun Dinas Pendidikan untuk segera memberikan peringatan kepada semua siswa-siswi yang memperingati kelulusan dengan cara konvoi agar tidak menganggu pengguna jalan.

"Harusnya ada tindakan tegas dari kepolisian. Seperti tilang agar mereka jera," sambung Parmin warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem saat hendak ke Masjid.

Untuk menghindari konvoi ini, Dinas Pendidikan Bojonegoro sebenarnya telah menerapkan dau model kelulusan. Yakni dengan cara guru di masing-masing sekolah mengirimkan surat kelulusan kepada wali murid, dan mengumumkan hasil kelulusan melalui website. Namun cara itu ternyata kurang ampuh terbukti masih banyak para pelajar yang melakukan konvoi.(sam)

Dibaca : 765x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan