Rabu, 24 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Penemuan Mayat Hangus Terbakar di Blora

Korban Dicekik Kemudian Dibakar dengan Selimut Hotel

Editor: nugroho
Selasa, 07 Agustus 2018
Ahmad Sampurno
DITANGKAP : Kristian Ari Wibowo (diborgol), pelaku pembunuhan yang membakar korbannya di pinggiran hutan.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Misteri penemuan mayat dengan kondisi hangus terbakar di Desa Sendangwates, Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora Jawa Tengah, pada Rabu (1/8/2018) lalu, akhirnya terkuak.

Mayat yang ditemukan di hutan petak 133 D Resor Polisi Hutan (RPH) Ngawenombo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, itu bernama Ferin Diah Anjani (21), warga Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Semarang. 

Korban tewas dibunuh dengan cara dibakar. Sebelum tewas, korban berkerja sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Terungkapnya identitas korban berawal dari laporan Polrestabes Semarang yang mendapatkan pengaduan adanya orang hilang dengan ciri-ciri mirip mayat yang terbakar di Blora.

Kemudian Polres Blora mendatangi rumah terlapor di Semarang untuk melakukan pencocokan deoxyribo nucleic acid (DNA) dengan pihak keluarga. 

"Setelah mendapatkan keterangan dari pihak keluarga, mulai ada titik terang indentitas mayat terbakar. setelah itu Tim Resmob langsung memburu pelakunya,” ujar Kapolres Blora, AKBP Saptono kepada suarabanyuurip.com, Selasa (7/8/2018). 

Berbekal keterangan dari pihak keluarga dan barang bukti pendukung, kurang dari 24 jam pelaku berhasil ditangkap di sebuah kos-kosan di daerah Semarang. 

Pelaku diketahui bernama Kristian Ari Wibowo (30),  warga Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Dia bekerja sebagai pelayan sebuah hotel di Semarang.

"Dari hasil introgasi awal, tersangka mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut," tandas kapolres.

Kepada penyidik, lanjut Kapolres, pelaku juga mengaku telah melakukan pembunuhan sadis serupa pada tahun 2011 lalu, dengan motif yang sama di Hutan Jati daerah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Ditanya tentang motif pembunuhan ini, Kapolres menjelaskan jika pelaku ingin menguasai harta benda milik korban.

"Pelaku mencekik korban sampai lemas kemudian dibawa ke wilayah Blora lalu dibakar dengan cara membungkusnya dengan selimut hotel,” jelas AKBP Saptono.

Kapolres berjanji akan segera menggelar konfrensi pers setelah pelaku selesai diperiksa tim penyidik. (ams)

Dibaca : 1877x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan