Senin, 25 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

KPH Cepu Lindungi Situs Budaya

Editor: samian
Kamis, 29 Oktober 2015
SuaraBanyuurip.com/Sampurno
RAMAI : Pertapaan Janjang adalah salah satu situs yang ramai dikunjungi warga.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Keberadaan situs budaya di Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang berada di wilayah kerja Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu, mendapat perhatian dari KPH setempat.

Kepala Sub Seksi Pengelola Hutan Bersama Masyaratakat, Sungkono, mengatakan, KPH mempunyai kewajiban untuk melindungi situs budaya yang berada di kawasan hutan yang dimaksudkan untuk melindungi kearifan lokal daerah setempat.

"Tercatat ada 18 situs budaya di kawasan hutan KPH Cepu. Kami memiliki kewajiban untuk melindungi kearifan lokal tersebut," kata Sungkono kepada suarabanyuurip.com.

Dia menjelaskan, bentuk perhatian dan perlindungan yang dilakukan oleh KPH adalah, dengan membuat papan informasi situs pal batas. Selain itu, KPH juga melakukan pengkayaan tanaman sekitar situs.

"Kami juga melakukan kerjasama dengan masayarakat sekitar hutan untuk melakukan pengelolaan situs. Jika ada pengunjung datang maupun saat melakukan perawatan dan pengkayaan tanaman," tuturnya.

Disinggung terkait perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora terhadap situs budaya tersebut. Pihaknya mengaku, sejauh ini belum ada perhatian secara signifikan terhadap situs budaya yang ada.

"Setahu saya Pemkab belum ada keikutsertaanya dalam pengelolaan situs," kata dia.

Terkait rencana pengembangan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail, karena sementara hanya sebatas wisata saja.

"Harapan kami ke depan bisa menggandeng stakeholder yang ada untuk melakukan pengelolaan situs budaya," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, 18 situs itu terdapat di 11 BKPH. Dianataranya, BKPH Blungun, Kendilan, Ledok, Nanas, Nglebur, Pasarsore, Pucung, Wonogadung, Nglobo, Kedewan dan Sekaran.

"Untuk saat ini yang paling ramai dan sering dikunjungi adalah Pertapaan Janjang di BKPH Nglebur. Puluhan ribu orang tiap tahun mengunjungi situs budaya tersebut," pungkasnya. (Ams)

 

Dibaca : 617x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan