Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

KPM plus dari Anna - Wawan Solusi Persoalan Petani

Editor: nugroho
Minggu, 01 April 2018
ririn wedia
KOMPAK : Pasangan cabup dan Cawabup, Anna - Wawan bersama petani dan pendukungnya saat meluncurkan program KPM plus.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pasangan Calon Bupati (Cabup) Bojonegoro, Jawa Timur, Ana Muawanah didampingi Calon Wakil Bupati (Cawabup), Budi Irawanto meluncurkan program Kartu Petani Mandiri (KPM) plus bagi para petani yang ada di seluruh wilayah Bumi Angkling Dharma - sebutan lain Bojonegoro. 

Acara yang dihadiri oleh belasan perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kader PKB dan PDI, petani, itu dilaksanakan di Lapangan Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Minggu (1/4/2018).

Anna Muawanah menjelaskan, program ini telah melalui kajian mendalam mulai dari tentang bagaimana kondisi masyarakat, wilayah pertanian Bojonegoro, serta sumber daya alam minyak dan gas bumi (Migas) yang harganya tidak menentu, sehingga perlu penguatan lokal. 

"Maka salah satu solusinya adalah bagaimana kami memberikan kebijakan unggulan di sektor pertanian dengan meluncurkan kartu ini," ujar  mantan anggota DPR RI Periode 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Di dalam KPM ini terdapat benefit (keuntungan) diantaranya adalah bantuan modal bagi petani maksimal Rp10 juta yang bisa digunakan untuk pembelian bibit, pupuk, termasuk pestisida. Kemudian mengcover asuransi pertanian sehingga petani mendapatkan jaminan saat gagal panen.

"Ini juga amanat dari undang-undang pemberdayaan dan pemeliharaan pertanian, karena dianggap sektor yang sangat riskan," imbuh wanita berhijab yang pernah menjabat Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Pusat masa jabatan 2011-2016.  

Benefit lainnya adalah memberikan beasiswa bagi anak-anak petani dari sekolah SMA hingga perguruan tinggi. Sehingga, bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Sementara bagi para petani yang kehilangan sawahnya akibat industri migas, maka ada program pelatihan tenaga kerja, pelatihan kewirausahaan, pengolahan dan pengemasan makanan, dan lain sebagainya," tegas Anna, sapaan akrab Anna Muawanah. 

Pasangan calon No 3 yang disingkat Nawa (Ana - Wawan) itu berjanji jika menang dalam pilkada Bojonegoro pada 27 Juni mendatang, akan membuat regulasi untuk menerapkan KPM plus. Karena anggaran untuk program ini akan memakai APBD sehingga penggunaannya harus ada pertanggungjawabannya.

"Jadi setiap dana APBD yang keluar harus dengan payung hukum," tandas politisi yang menjabat anggota DPR RI tiga periode itu.

Selain KPM Plus, Nawa juga memiliki 17 program prioritas diantaranya pendidikan, infrastruktur, tunjangan RT dan RW, dan masih banyak lagi. 

Program KPM plus yang digagas Anna - Wawan ini mendapat apresiasi Ketua Aliansi Petani Jatim, Sugiono. Alasannya, selain jarang sekali ada program untuk petani, dalam KPM plus tersebut ada beasiswa yang diberikan kepada anak-anak petani karena sebagian besar tidak ada yang mampu menyekolahkan hingga perguruan tinggi. 

"Oleh sebab itu, kami perwakilan para petani berharap program KPM bisa terwujud dengan memenangkan pasangan nomor tiga ini," imbuhnya saat memberi sambutan.(rien)

Dibaca : 1735x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan