Kurangi Ketergantungan Proyek Migas, Pemuda Gayam Pelajari Bisnis Online

Selasa, 30 Juli 2019, Dibaca : 557 x Editor : rozaqy


SuaraBanyuurip.com -  Athok Moch Nur Rozaqy

 

Bojonegoro- Sejumlah pemuda desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur lebih memilih menekuni industri kreatif berbasis online.
Selain bernilai ekonomi, hasil kreativitas mereka diharapkan tidak bergantung langsung industri migas di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang bersentra di Kecamatan Gayam.
"Sebagian teman - teman ada yang pernah ikut bekerja diproyek,"ujar salah satu pemuda, Joko Susilo kepada Suarabanyuurip.com Selasa (30/7/2019).

Baca Lainnya :

    Menurut dia kondisi Gayam saat ini berbeda dengan masih adanya proyek konstruksi di Lapangan Banyu Urip beberapa tahun silam. Peluang kerja tentu lebih sempit. Karena itu, lanjut dia, sejumlah pemuda di area terdampak memilih berwirausaha. Bahkan, mengembangkannya ke arah online dibawah bisnis ecommerce seperti Bukalapak.

    "Kemudian muncul inisiatif ingin menjadi pelapak online,"tuturnya.

    Baca Lainnya :

      Joksus, sapaan akrabnya, menambahkan melihat semangat teman - temannya, dia bersama BUMDes Bonorejo mengadakan pelatihan dengan menghadirkan pemateri dari komunitas Bukalapak di Gedung Karang Taruna Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam.

      "Sengaja kita undang untuk berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara agar jadi pelapak online,"jelasnya.

      Kegiatan tersebut, lanjut Joksus, tidak hanya mendapat antusiasme dari pemuda saja, namun juga dari kalangan ibu rumah tangga dan desa lain diluar Bonorejo.
      Dia optimis produk yang dihasilkan pemuda di Kecamatan Gayam mampu bersaing.

      Bahkan, ada pelapak dari luar daerah yang membeli produk dari Gayam namun dijual online. Adapun usaha yang digeluti diantaranya sablon, kerajinan tangan, hingga kopi bernuansa lokal.

      Pada kesempatan yang sama, Suwito Utomo, pemuda dari Desa Begadon mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan semacam itu perlu terus dilakukan. Sebab, dia ingin tahu lebih banyak hal tentang bisnis online l.

      "Kerena masih bnyak ilmu yang belum diketahui tentang pelapak di online,"imbuh Ucup, sapaannya

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more