Lelang Proyek Pembangunan Jalan Kawasan Sumur Tua Janggal?

Selasa, 24 September 2019, Dibaca : 334 x Editor : rozaqy

Ahmad Sampurno
PROYEK INFRASTRUKTUR : Pembangunan jalan kawasan Sumur minyak tua wonocolo Kecamatan Kedewan


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno 

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, menggelontorkan anggaran Rp19 miliar lebih untuk pembangunan jalan kawasan Sumur minyak tua wonocolo Kecamatan Kedewan. Pembangunan Jalan Kedewan-Wonocolo itu, dilakukan dengan Cor beton. Sejauh lebih dari 5.000 meter.

Informasi dari papan yang dipasang,  pekerjaan itu adalah peningkatan Jalan Kedewan-Wonocolo I dan II (SK No: 188/246/KEP/412.013/2017; Ruas No: 78). Dengan Volume pekerjaan Panjang 5.464 M2 x Lebar 5 M2. Biaya sebesar Rp19.337.062.746, bersumber dari APBD Bojonegoro tahun anggaran 2019, dibawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro.

Baca Lainnya :

    Pekerjaan itu dilaksakan selama 180 hari kerja atau 6 bulan. Dimulai tanggal 10 Juni 2019 sampai masa akhir kontrak pada 6 Desember 2019. Dikerjakan oleh PT Karya Manunggal Mulya Abadi, dengan konsultan pengawas dari CV Kusuma Abadi. Proyek ini, didampingi tim pengawal dan pengamanan pemerintah dan pembangunan  daerah (TAPD) Kejaksaan Negeri Bojonegoro.

    Namun, dalam dalam lelang elektronik (LPSE Kabupaten Bojonegoro) pekerjaan tersebut disebutkan dimenangkan oleh PT Gading Kencana Mulya, berkantor di Taman Pinang Indah 4/5 Sidoarjo Jawa Timur. Perusahaan itu diketahui memliki AMP (Asphalt Mixinf Plant) di Kecamatan Sambong Kabupaten Blora Jawa Tengah.

    Baca Lainnya :

      Dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp18.855.532.730,75 dari nilai pagu anggaran sebesar Rp23.483.700.000. Namun dari Pelaksanaan pekerjaan itu, bukan perusahaan pemenang tender.

      Dari Keterangan Kabid Jalan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro, Jafar, perbedaan itu karena pemenang tender ke 1, PT Gading Kencana Mulya gugur di tahap Rencana Pelaksanaan Pengadaan (RPP).

      "Kemudian pemenang ke-2 dipanggil dan tahap RPP memenuhi  syarat," jelasnya melalui pesan singkatnya, Selasa (24/9/2019).

      Namun data LPSE Pemkab Bojonegoro masih tercantum, pemenang lelang adalah PT Gading Kencana Mulya. Saat ditanya lebih lanjut, terkait pelaksnaan pekerjaan itu Jafar tidak menanggapinya.

      Terpisah, Staf PT Gading Kencana Mulya, Sulasih, saat ditemui di lokasi AMP di Kecamatan Sambong, membenarkan jika perusahaan tempat dia bekerja pernah mengikuti lelang pekerjaan yang dimaksud. Namun, dia tidak tahu persis alasan tidak berlanjutnya pelaksaan pekerjaan itu.

      "Informasinya sih karena telat menyetorkan jaminan pekerjaan," jelasnya yang ditemani sejumlah kariyawan lainnya.

      Terkait, jaminan pekerjaan itu dirinya juga tidak banyak memberikan penjelasan. Dia beralasan atasanya yang lebih mengetahui. (ams)

       

       

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more