Sabtu, 24 Februari 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Loco Uap Sepi Peminat

Editor: samian
Kamis, 18 Januari 2018
Ahmad Sampurno
SEPI PEMINAT : Wabup Arief Rohman, menaiki loco saat lounching wisata loko tour di Heritage Loco Tour KPH Cepu.

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora - Mahalnya biaya untuk operasional loco uap (kereta uap) milik Perhutani KPH Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengakibatkan sepinya peminat. Hanya orang tertantu, teruatama dari kalangan turis asing yang tertarik untuk menikmati sensasi moda transportasi zaman Belanda itu.

Biaya operasional dengan tujuan wana wisata Gubuk Payung membutuhkan biaya sebesar Rp17,1 juta dengan jarak tempuh 26 km. Sedangkan untuk perjalanan dengan kurang lebih 10 km,  dari stasiun loko hingga Brook Brosot Kecamatan Sambong, mencapai 13,7 juta. Kemudian dengan jarak tempuh 3 km dari stasiun menuju TPK Batokan membutuhakan biaya Rp10 juta, terahir hanya sampai jembatan batokan dengan jarak tempuh kurang 3 km menbutuhkan biaya sebesar Rp 9,7  juta.

Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, dalam acara launching wisata loko tour di Heritage Loco Tour KPH Cepu, menyatakan, bahwa untuk pengaktifan loko uap butuh energi yang cukup besar. Sehingga Pemkab Blora berencana menjual wisata ini kepada wisatawn asing.

Dia merasa optimis kereta uap itu bakal menarik bagi wisatawan luar negeri. Pihaknya berencana menawarkan wisata tersebut kepada kedutaan Jerman yang ada di Indonesia dan memperkenalkan jika di Cepu ini ada peningalan dari buatan Jerman.

"Saya kira ini menarik kedepanya untuk Blora," ujarnya.

Menurut dia, wisatawan asing bisa menjadi nostalgia. Karena ada kereta uap  buatan Jerman tahun 1915, yang pada zaman dahulu digunakan oleh orang-orang Eropa.

Arief melanjutkan, sebagai bentuk dukungan pemerintah, akan mengundang sekolah-sekolah melalui Dinas Pendidikan untuk datang berwisata ke Cepu, untuk menikmati wisata loco tour.

Mereka bisa memanfaatkan Ruston diesel yang harganya lebih murah dibandingkan loko uap. "Ini akan menjadi wisata yang menarik di Cepu. Yang nantinya akan menjadikan wisata edikusi bagi siswa sekolah yang ada di Blora," jelasnya.

Wabub berharap, untuk pengaktifan loko tour dan loko Ruston ini, tidak hanya sampai TPK Batokan saja, tetapi bisa menjangkau wana wisata gubug payung.

Sementara, Administratur Perhutani KPH Cepu, Yudha Suswardhanto mengatakan, loko uap ini memiliki nilai sejarah yang panjang di Cepu. Dengan dimulainya pengaktifan kawasan wisata loco tour ini, diharapkan akan menjadi multiplier efeck bagi perekonomian di Cepu.

Ini untuk menciptakan keramaian di Cepu, serta pendapatan warga juga meningkat. Bukan hanya itu, pihaknya berharap wisata loco tour itu bisa menjadi tempat edukasi bagi para pelajar dan pengunjung. Dalam palayananya akan menyajikan etalase pengelolaan Hutan Jawa. "Seperti ada tegakan kayu jati dari tanaman kecil jati hingga suksesi kelimak di wana wisata gubuk payung. 'Etalase hutan jawa ini umurnya juga sudah ratusan tahun,'' ujarnya.(ams)

Dibaca : 350x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan