Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Makam Asmoro Qondi Tuban Jadi Wisata Budaya Terbaik se-Jatim

Editor: samian
Kamis, 25 Oktober 2018
Ali Imron
SIMBOLIS : Serah terima penghargaan untuk Makam Asmoro Qondi di Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Kabupaten Tuban kembali mendapat penghargaan tingkat Jawa Timur, kali ini Wisata Religi Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi meraih Penghargaan Terbaik Pertama Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) Tahun 2018 dalam kategoridaya tarik Wisata Budaya. Penghargaan tersebut diberikan oleh Sekda Provinsi Jatim, Heru Tjahjono di ballroom hotel Mercure, Surabaya, Selasa malam (23/10/18).

Melalui siaran resmi yang diterima suarabanyuurip.com, Ketua Yayasan Masjid Ibrahim Asmoroqondi, Sukardi menerima penghargaan secara langsung didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Drs. Sulistyadi, MM.

Pada kategori yang sama makam Ayah dari Sunan Ampel ini berhasil mengungguli  beberapa destinasi wisata lainnya di Jawa Timur seperti Desa Wisata Aeng Tong-Tong, Kabupaten Sumenep dan  Desa Wisata Bumi Aji Kota Batu.

Selain kategori Wisata Budaya diserahkan pula penghargaan AWJ 2018 kategori daya tarik wisata alam yang diraih oleh  Air terjun Tumpak sewu Kabupaten Lumajang, Wisata Gunung Kelud  Kabupaten Kediri dan Wisata Watu Rumpuk Kabupaten Madiun.

Sedangkan untuk pemenang kategori daya tarik wisata buatan adalah Kampung Coklat Kabupaten Blitar, Atlantis Land Kota Surabaya dan Wisata edukasi pusat peneliti kopi & kakao park Kabupaten Jember.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Drs. Sinarto menjelaskan, dari data yang ada saat ini jumlah Wisatawan Dunia mencapai 1,4 miliar, wisatawan di Asia sebanyak 300 juta, di Indonesia Jumlah wisatawan sebanyak 17 Juta dan di Jawa Timur hanya mendapatkan 5 persen atau sejumlah 690 ribu saja.

“Oleh sebab itu, Disbudpar Jatim  mencoba mencoba menaikkan pergerakan pariwisata di jatim," ujarnya.

Salah satunya dengan melaksanakan AWJ, hal tersebut juga dalam ranka mendorong daya saing destinasi. Sekaligus daya saing komitmen pemerintah daerah guna membangun komitmen di bidang pariwisata.

Sementara itu, Sekdaprov Jatim menambahkan bahwa masalah terbesar yang saat ini sering ditemui pada pengelolaan pariwisata adalah masalah kebersihan. Oleh sebab itu sekda menghimbau kepada semua Kepala Daerah dan Pelaku usaha wisata untuk serius dalam menangani masalah ini.

“Agar dapat menaikkan kunjungan wisatawan, Pengelola tempat wisata harus digarap dengan lebih serius lagi. Perhatian Pemerintah Daerah juga diharapkan lebih maksimal lagi," imbuhnya.

Kabid Pariwisata Pada Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tuban, Suwanto, SE mengungkapkan, potensi kunjungan wisata di Kabupaten Tuban terutama dalam wisata Religi sangatlah besar. Tercatat data tahun 2017 sebanyak 5,803,318 wisatawan telah mengunjungi Kabupaten Tuban, dari data itu 2,460,377 wisatawan berkunjung ke Makam Sunan Bonang dan 2,193,725 wisatawan berkunjung ke Makam Maulana Ibrahim Asmoro Qondi.

Di perolehnya penghargaan AWJ oleh wisata religi makam maulana Ibrahim Asmoro Qondi tidak hanya dilihat dari jumlah wisatawan, tetapi juga dari manajemen pengelolaan tempat wisatanya. Sekaligus pemberdayaan kepada masyarakat sekitar sehingga dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat. (Aim)

Dibaca : 447x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan