Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Mampu Kembangkan Modal Jadi Rp. 46 Juta

Editor: nugroho
Minggu, 08 Januari 2012

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Perkembangan Koperasi Wanita (Kopwan) “Makmur” Desa Begadon, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, cukup signifikan. Selama dua tahun berdiri, koperasi yang berdiri disekitar ladang Migas Blok Cepu itu mampu mengembangkan modalnya sebesar Rp. 25 juta dari pemerintah Propinsi Jatim menjadi Rp. 46 juta.

“Itu dari usaha simpan pinjam yang kita jalankan dikopwan ini,” kata Iswahyuni, Bendahara Kopwan Makmur disela rapat anggota tahunan (RAT) di Balai Desa Begadon, Sabtu (7/1).

Dalam RAT ini dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) Bojonegoro, Subiono, serta pemerintahan desa setempat. Selain itu juga para pengurus serta anggota Kopwan Makmur dan beberapa pengurus Kopwan desa tetangga.

Iswahyuni menjelaskan, dalam menjalankan usaha simpan pinjam ini pihaknya tidak pernah mengalami kesulitan berarti. Sebab dalam simpan pinjam ini, Kopwan Makmur menggunakan tiga sistim pinjaman bagi para anggotanya dan masyarakat setempat diluar anggota. Yakni bentuk pinjaman reguler dengan sitim pembayaran tiap minggu, pinjaman istimewa dengan sisitim pembayaran setiap 3 bulan, dan bentuk kredit barang sesuai pesanan anggota dengan sistim pembayaran stiap minggu.

“Sekarang ini jumlah anggota kami sebanyak 46 orang. Baik anggota maupun masyarakat melakukan pembayaran tepat waktu,” ungkap ibu satu anak ini.

Ditambahkan, guna menumbuhkan kesadaran berorganisasi bagi kaum perempuan, koperasi yang mengantongi ijin usaha dengan badan hukum No. 194/BH/XV1.04/2004 tanggal 31 Desember 2009 ini, juga selalu mengadakan rapat kecil dengan para anggota tiap bulannya. Yakni melalui jama’ah tahlil maupun saat akhir bulan.

“Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak. Kami beserta pengurus lain akan terus mengelola Kopwan Makmur dengan segala kemampuan,” punggkas wanita yang juga mengajar disalah satu sekolah di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem ini.

Subiono, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro menegaskan, tujuan dibentuknya Kopwan disetiap desa ini adalah agar warga desa tidak terjerat oleh bank atau rentenir yang bunganya membebani masyarakat.

“Koprasi ini harus dikelola dengan baik agar dapat mensejahterakan anggota. Itu bisa terwujud bila mengikuti 3 M, yakni Menyimpan, Meminjam, dan Menyimpan,” sambung Subiono.

Sementara itu, Warmi, salah satu anggota Kopwan Makmur menyampaikan, koperasi ini sangat bermasyarakat dan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil. Sebab sejak adananya koperasi ini dirinya tidak kesulitan untuk mencari pinjaman modal.

“Saya ingin kopwan ini terus berjalan sampai kapapanpu. Karena kopwan ini sangat mengerti keingginan masyarakta,” tambah Warmi.

Dia mengaku, merasa nyaman selama melakukan simpan pinjam di Kopwan Makmur. Hal itu dikarenakan para pengurusnya mengedepankan kemasyaratan serta kejujuran dalam pengelolaan.

Dari pantauan, RAT ini berjalan penuh kekeluargaan dan acara diakhiri pemberian doorprise kepada anggota dengan sitim undian.

Dibaca : 1493x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan