Senin, 25 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Masyarakat Belum Tertarik Bicara Produksi Migas

Editor: nugraha
Sabtu, 05 April 2014

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban - Produksi minyak dan gas bumi (Migas) tampaknya belum menjadi perbincangan yang menarik di kalangan masyarakat sekitar industry di wilayah Tuban, Jawa Timur. Masyarakat masih tertarik untuk membahas realisasi program Coorporate Social Responsibilty (CSR) ataupun program-program kemasyarakatan yang dikucurkan perusahaan.

"Tidak pernah tahu jumlah produksinya berapa? tahunya ya ada minyaknya begitu saja," kata Da'I'm (46), salah satu warga yang ditemui di sekitar pengeboran sumur Mudi, Blok Tuban, yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina Eas Java (JOB PPEJ), Jumat (4/4/2014).

Dia mengaku, hanya tahu kalau perusahaan memang sudah beberapa kali memberikan program CSR kepada masyarakat. Baik itu pembangunan tempat umum ataupun program-program lain selama ini.

"Kalau mau membantu masyarakat, itu berarti masih mendapatkan minyak di sini," kata bapak satu anak itu menambahkan.

Senada juga diungkapkan warga lain yang berada di sekitar pengeboran sumur Tapen, Dusun Ketapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Tuban. Warga  yang ada di sekitar lokasi pengeboran tampak belum tertarik mengetahui jumlah pasti jumlah produksi dari kandungan sumur yang ada di tempat mereka.

"Hanya tahu kalau setiap hari ada mobil tangki mengangkut minyak mentah, pastinya berapa tidak paham," tandas Warno (51), salah satu warga kepada Suarabanyuurip.com.

Warno mengatakan, setiap ada perbincangan dan diskusi yang dilakukan masyarakat. Tidak pernah menyinggung mengenai jumlah produksi. Hanya berbicara tentang apa yang didapat masyarakat dari kandungan sumber daya alam yang keluar dari desa mereka.(edp)

Dibaca : 922x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan