Jum'at, 22 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Mauludan, Harga Sembako di Lamongan Naik

Editor: nugroho
Jum'at, 01 Februari 2013

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Memasuki bulan Mulud harga sejumlah komiditi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mengalami kenaikan. Naiknya harga komoditi itu dikarenakan banyaknya permintaan masyarakat untuk peringatan Maulid Nabi.

Dari hasil pantauan Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan (Diskopindag) di sejumlah pasar tradisional di Lamongan, ada tujuh komoditi yang mengalami kenaikan yakni beras, telur ayam ras, cabe biasa dan cabe rawit, bawang putih, kacang tanah dan tomat.

Untuk beras jenis IR64 kualitas dolog naik merata sebesar Rp 400 dari sebelumnya Rp 6.700 menjadi Rp 7.100. Di Pasar Babat harga beras IR naik dari Rp 6.600 menjadi Rp 7.000, di Pasar Blimbing Paciran dari Rp 6.750 naik menjadi Rp 7.150 dan di Pasar Mantup dari Rp 6.800 menjadi Rp 7.200.

Sedangkan harga telur ayam ras, di Pasar Sidoharjo naik Rp 1.500 perkilogramnya, yakni dari Rp17.600 menjadi Rp 19.100. Di Pasar Blimbing Paciran juga naik dari Rp 17.650 menjadi Rp 19.150. Sedangkan di Pasar Mantup, dijual Rp 19.200 dari sebelumnya Rp 17.700.

Sejumlah komoditi yang bisa digunakan sebagai bumbu masak juga mengalami kenaikan. Seperti cabe rawit di Pasar Babat dari harga Rp 20.000 perkilogram naik menjadi Rp 23.000. Di Pasar Mantup harga cabe rawit ini dijual Rp 23.300 dari sebelumnya Rp 20.300 perkilogram.

Sementara untuk harga cabe biasa di Pasar Sidoharjo naik dari Rp 18.050 menjadi Rp 20.050. Sedangkan tomat buah yang minggu lalu masih dijual Rp 6.200 perkilogram di Kecamatan Mantup, kini menjadi Rp 8.150 perkilogram.

Menurut pengakuan Toriq, seorang pedagang di Kecamatan Babat, membenarkan kenaikan harga sejumlah barang pokok. Kenaikan itu diantaranya karena untuk memenuhi kebutuhan muludan (peringatan Maulid).

“Biasa mas, kalau banyak permintaan, otomoatis harga akan naik. Hari-hari ini kan sedang banyak hajatan peringatan maulud, sehingga masyarakat banyak belanja di pasar,” ujar dia. (tok)

Dibaca : 1111x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan