Selasa, 25 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Mayat Membusuk Ditemukan Sekitar Jalur Pipa Blok Cepu

Editor: nugroho
Selasa, 03 April 2018
Ali Imron
JADI TONTONAN : Petugas Polhut dan waga mendatangi lokasi penemuan mayat yang sudah dipasang garis polisi.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban-  Mayat tanpa identitas menggegerkan warga sekitar hutan Petak 59 RPH Ngembes, BKPH Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mayat berkaos putih itu ditemukan tewas di Sungai Kedung Bantal Dusun Bangolan, Desa Sumurjalak. 

Mayat itu pertama kali ditemukan pemuda Dusun Pesuruan, Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, saat sedang memancing ikan, Senin (2/4/2018) kemarin.  Lokasinya berada sekitar di jalur pipa pendistribusian minyak mentah Blok Cepu.

"Kemarin ramai ada mayat di Sungai Kedung Bantal," ujar warga Dusun Cumpleng, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Dasmi (49), saat ditemui media suarabanyuurip.com di lokasi penemuan mayat, Selasa (3/4/2018).

Perempuan beruban itu, mengaku tak mengenali ciri-ciri mayat tersebut. Begitupula warga Cumpleng maupun Pesuruan, merasa tak ada tetangganya yang hilang. 

Warga sekitar lokasi awalnya mengira yang tewas adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sepekan lalu salah satu warga mengaku pernah melihat ODGJ memakai kaos merah, tapi mayat yang ditemukan berkaos putih. 

"Entah kapan meninggalnya tapi sudah tercium bau busuk," terangnya. 

Pantauan di lokasi, hingga pukul 08:54 WIB tim edentifikasi dari Polres Tuban belum tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain masyarakat yang mulai memadati area, Koramil Plumpang bersama polisi hutan juga sudah di lokasi sejak pagi.

Sungai Kedung Bantal memiliki hulu di Kecamatan Grabagan. Untuk hilirnya di Desa Ngrayung, Kecamatan Plumpang. Untuk titik sungai terdalam diprakirakan mencapai 10 meter, sedangkan sisi lainnya dangkal. (aim)

Dibaca : 5908x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan