Sabtu, 20 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Menang di Pileg, Rela Mundur Demi Pilkada 2020

Editor: rozaqy
Jum'at, 05 Juli 2019
Suarabanyuurip.com/Ahmad Sampurn
POLITISI : Mantan Wakil Bupati Blora, Abu Nafi (kiri) Siap Bertarung di Pilkada 2020 Meski Baru Menang si Pileg 2019

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno 

 

 

Blora - Meski tahapan Pilkada Kabupaten Blora masih cukup lama, namun sejumlah nama sudah mulai muncul. Salah satunya adalah, Abu Nafi. Mantan Wakil Bupati periode 2010-2015 itu menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Blora dalam pilkada 2020 mendatang. 

"Kalau ditanya kesiapan, kesiapan saya bisa dikatakan sudah lama. Bahkan waktu Pilgub 2018 saya sudah ancang-ancang. Makanya, ketua Parpol yang dulu keliling itu cuma saya," kata Abu Nafi saat ditemui di kediamannya, Kamis (4/7/2019). 

Padahal diketahui Abu Nafi merupakan caleg terpilih DPRD Propinsi Jawa Tengah dengan suara terbanyak. Dia bahkan siap mengundurkan diri demi untuk maju dalam Pilkada 2020 mendatang. 

"Saya sangat-sangat berani kalau mundur dari DPRD Jateng. Kalau dibilang tidak eman-eman, saya hanya memaknainya, kalau kita berbuat baik, nanti akan diberi nikmat yang lebih baik lagi," terangnya. 

Untuk memuluskan niatnya, Abu Nafi juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan para ketua Parpol di Kabupaten Blora. Meski begitu sejauh ini dia mengaku belum ada kesepakatan tentang koalisi. 

"Kalau silaturahmi dengan semua ketua parpol saya baik. Semua ketua parpol sudah saya kunjungi, dan mereka juga pernah berkunjung ke rumah saya," ucapnya. 

Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto tidak memungkiri pernah dipinang langsung oleh Abu Nafi untuk menjadi wakilnya. Meski begitu, ia menolak karena ingin fokus sebagai anggota DPRD Kabupaten Blora. 

"Abu Nafi memang meminang saya. Ngajak berdampingan. Religius nasionalis, tua muda, katanya. Sudah 3 kali ke rumah saya, cuma saya tidak ada minat di Pilkada. Saya ingin fokus di DPRD saja", ucap Siswanto saat dihubungi melalui sambungan telepon. 

Dia mengaku tidak mendapat restu orang tuanya untuk maju di Pilkada 2020. 

"Mereka senior-senior saya. Saya fokus di DPRD saja. Kalau teman-teman partai banyak yang menginginkan. Tapi saya tidak ada minat. Orang tua juga tidak memberikan restu", ungkapnya. 

Tahapan Pilkada Kabupaten Blora sendiri akan dimulai sekira bulan September 2019. Sementara itu pendaftaran calon akan mulai dibuka pada bulan April sampai Mei 2020. (ams)

 

Dibaca : 13881x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan