Senin, 28 Mei 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Mengenal Yusuf, Ketua Kartar Desa Gayam

Menjalin Silaturahmi, Memperkuat Organisasi

Editor: nugroho
Kamis, 11 Januari 2018
Athok
Ketua Kartar Gayam, Yusuf Yuliawan.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Menjadi pengurus Karang Taruna  (Kartar) di desa dekat area proyek Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, yang bersentral di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi tantangan tersendiri. Organisasi kepemudaan ini mendapat perhatian serius dari perusahaan untuk menjadi bagian penting pemberdayaan melalui program kemasyarakatan.

Ketua Kartar Desa Gayam, Yusuf Yuliawan tidak menampik dengan kondisi tersebut. Yusuf, demikian biasa disapa, adalah Ketua Kartar Gayam baru menggantikan Muhammad Aris setelah masa jabatannya selesai dan dilakukan pemilihan pada 22 Desember 2017 lalu.

Pemuda kelahiran 1990 ini sebelumnya fokus dengan pekerjaannya, kini harus membagi waktu untuk menahkodai kartar Desa Gayam.

"Saya sendiri juga sudah bekerja di salah bank BUMN.Tapi di satu sisi, sosial juga penting.Terutama di kepemudaan karang taruna," ujarnya membuka perbincangan dengan suarabanyuurip.com, Kamis (11/1/2018)

Ada sejumlah agenda program yang sudah disiapkan Yusuf untuk menjalankan karang taruna. Diantaranya, ingin mempersatukan seluruh pemuda Gayam dan selalu menjalin tali silaturrahmi sesama pemuda.

Hal ini perlu dilakukan mengingat wilayah Desa Gayam cukup luas di banding desa-desa lain. Oleh karenanya, bersilaturrahmi dan menjalin keakraban dengan sekadar "Ngopi" juga masuk dalam agendanya.

"Karena begitu luas jangkauan wilayah-wilayah di tiap dusun yang sering kali menjadikan kurangnya koordinasi. Dengan mengadakan kumpulan ngopi guyon bareng agar saling tahu inovasi - inovasi apa dari pemuda demi membesarkan desa tercinta kita Gayam," jelas Yusuf.

Selain itu, Yusuf akan berupaya memberi pemahaman betapa pentingnya berorganisasi bagi para pemuda, dan membuka wawasan tentang perkembangan desa. Terlebih Desa Gayam termasuk desa yang dekat dengan eksploitasi migas.

"Tidak kalah penting, memfasilitasi antara pemuda untuk menangkap peluang dengan adanya industri migas," tegasnya.

Tidak hanya itu, Yusuf juga ingin memberi wawasan tentang perkembangan desa di dekat wilayah eksploitasi minyak bisa membuat pemuda menjadi pekerja atau pun pelaku - pelaku usaha yang disupport pemerintah ataupun perusahaan terkait di sekitar Gayam.

"Kita berusaha berguna bagi masyarakat sekitar dan saling mensupport adanya proyek minyak di wilayah AMDAL kita," tambah pemuda dari Dusun Sumurpandan RT 021 RW 004 Desa Gayam Kecamatan Gayam ini.

Pihaknya juga berkomitmen mengedepankan transparansi terkait apa yang menjadi usaha yang selalu membawa bendera kartar. Seperti halnya kegiatan sosial kepemudaan di masyarakat. Mengadakan kegiatan yang bisa mendorong pemuda lebih kreatif, inovatif dan produktif.

"Sebisa mungkin sering diadakan pelatihan - pelatihan terkait pekerjaan proyek yang berjalan di wilayah kita agar pemuda - pemuda kita punya ilmu buat menjadi bekal kehidupan," tuturnya. 

Karena itu, pemuda yang juga aktif di komunitas mobil ini juga ingin menjaga harmonisasi antara pemuda masyarakat dengan adanya industri migas. Dalam waktu dekat dia akan segera melakukan komunikasi dengan ExxoMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator Lapangan Banyuurip. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjembatani sekaligus menyampaikan aspirasi pemuda dengan perusahaan.   

"Kita ingin selalu berkoordinasi dengan humas - humas terkait agar apa yang menjadi keinginan pemuda yang sifatnya positif bisa di support. Strategi ini kita lakukan tanpa harus melakukan aksi. Jika sifat baik kita ternyata tumpang tindih tanpa respon jangan salahkan jika aksi pasti terjadi," tandas Yusuf. (Roz)

Dibaca : 943x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Jum'at, 12 Januari 2018 07:21
Lanjutkan saudaraq,, satukanlah pemuda gayam tuk kearah yg lbih positif...
Yulian
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan