Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Minta Hasil Sidak Segera Dikirim

Editor: samian
Rabu, 16 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Ali Imron
MEMPRIHATINKAN : Akibat bau busuk, kegiatan belajar mengajar siswa-siswi PAUD Insani terpaksa harus memakai masker.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH), dan Dinas Kesehatan, Tuban, Jawa Timur, segera mengirimkan laporan hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) di TK Bina Insani, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, kemarin.

Sidak dilakukan bertujuan untuk membuktikan keluhan masyarakat atas bau menyerupai kentut, yang disinyalir akibat kebocoran gas dari PT Gasuma Federal Indonesia (GFI) dalam sepekan terakhir.

“Kita masih menunggu laporan dari BLH,” kata Noor Nahar Husain, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap 8 Raperda, Rabu (16/12/2015).

Pasca mendapatkan laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes), dan masyarakat Rahayu, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lapangan. Upaya tersebut untuk mengantisipasi dampak dari gas buang, PT GFI yang mengelola gas flare dari sumur Mudi, Blok Tuban.

Pihaknya sangat prihatin mendapatkan laporan, adanya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Insani menggunakan masker. Hal tersebut membuktikan bahwasannya bau tersebut sudah menjadi-jadi.

“Hasil Sidak akan ditindaklanjuti, kalau positif Gasuma akan kita panggil,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban meminta kepada industri Migas untuk serius menangani dampak yang ditimbulkan dari produksi. Upaya tersebut harus diperhatikan agar masyarakat terdampak tidak dirugikan.

Diketahui, lokasi industri gas PT GFI berada di kompleks sumur mudi, Desa Rahayu. Perusahan tersebut di operatori oleh Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

Terpisah, Sekretaris BLH Tuban, Bambang Irawan, ketika dikonfirmasi belum dapat menjelaskan secara detail hasil Sidak kemarin. Secepatnya laporan tersebut akan dikirim ke Pemkab.

“Sementara hasilnya belum bisa kami jelaskan secara rinci,” singkatnya.

Pihaknya menambahkan apabila bau tersebut benar dari Gasuma, pihak perusahan harus melakukan tindakan penanganan cepat. Sehingga kesehatan masyarakat Desa Rahayu tidak terganggu. (Aim)

Dibaca : 496x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan