Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Minta Operator Migas Koordinasikan Program CSR

Editor: nugroho
Sabtu, 17 Mei 2014

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap agar operator migas yang beroperasi saat ini, baik itu Mobil Cepu Limited (MCL), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), dan Pertamina EP Asset 4 berkoordinasi terkait pemberian program Corporate Sosial Responbility (CSR) di bidang pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI), Muchlisin, mengungkapkan, meskipun baru menjabat beberapa bulan terakhir, namun belum ada satupun operator migas yang mengajak koordinasi pelaksanaan CSR di bidang pendidikan dengan PNFI.

"Padahal kebutuhan pendidikan disini sangat banyak, apabila ada sinkronisasi antara program pemkab dan operator tentu akan lebih bagus lagi," tandasnya.

Muchlisin, mengatakan, selama ini untuk mendapatkan data CSR maupun program kegiatan penunjang operasi (PKPO) dari masing-masing operator migas, pihaknya meminta kepada Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Bojonegoro. Karena memang, dari awal tidak ada data apapun yang masuk ke Dinas Pendidikan terkait kedua program tersebut.

"Kami tidak memiliki wewenang dalam pengelolaan program, apalagi terkait dana. Yang kami inginkan adalah bentuk koordinasi dari mereka program apa saja yang disiapkan bagi pendidikan di Bojonegoro," tegasnya.

Sehingga apabila ada kebutuhan pendidikan yang belum tercover oleh Pemkab, lanjut Muchlisin, maka bisa diajukan melalui program CSR ataupun PKPO. Hal inilah yang disebut sinkronisasi antara pemerintah kabupaten dengan operator.

"Nantinya saya minta jangan hanya sekolah di sekitar Ring 1 saja yang diperhatikan, tapi juga sekolah di seluruh wilayah Bojonegoro," ungkapnya.(rien)

Dibaca : 716x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan