Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Harapan Keluarga Korban Tertimpa Truk Semen

Minta Sopir Truk Minta Ma'af dan Bertanggungjawab

Editor: nugroho
Selasa, 16 Oktober 2012
ririn w
Masih Berduka : Istri dan anak-anak Wawik, korban yang tewas tertimpa truk bermuatan semen curah seberat 30 ton.

SuaraBanyuurip.com

Bojonegoro- Suasana duka masih menyelimuti rumah berukuran tak luas berlantai tekel di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jatim. Isak tangis bercampur aroma kembang semboja kian menambah haru suasana. Sejumlah pelayat masih berdatangan untuk memberikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga Wawik (40). Korban yang tertimpa truk bermuatan semen curah di Dusun Madean, Kelurahan Jetak, Senin (15/10/20120) sere kemarin sekitar pukul 15.00 wib .

Meski korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat pukul 02.00 dini hari tadi, namun kematian Wawik, bagi keluarga korban, masih meninggalkan duka yang sangat mendalam. Bahkan kematiannya tak akan mungkin terlupakan dalam sepanjang hidup mereka. Betapa tidak, pria yang saban hari sebagai tukang becak itu mati mengenaskan.

Tulang-tulangnya remuk. Tubuhnya gepeng dan organnya keluar karena tertimpa truk tronton seberat 30 ton. Apalagi, evakuasi yang dilakukan petugas satuan lalu lalintas (Satlantas) Polres Bojonegoro terbilang lama. Enam jam lebih.

Mayat korban baru dapat diangkat dari bawah truk sekitar pukul 23.00 wib. Itu setelah petugas menambah satu unit crane (eskavator) untuk mengangkat truck tronton bernpolisi L 8351 UT yang dikemudikan Sujak, warga Desa Jenu, Kabupaten Tuban, Jatim.

"Kami minta sopir truck atau paling tidak keluarga sopir kesini untuk meminta maaf pada keluarga," kata adik sepupu korban, Eko Purnomo sambil menerima tamu yang datang berbela sungkawa.

Eko Purnomo kemudian menceritakan, pagi itu pamannya berpamitan untuk pergi ke tempat pelelangan kayu(TPK) di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, untuk menggergaji batangan kayu. Usai menggergaji kayu, skitar pukul 12.00 wib, korban pamitan kepada teman-temannya yang lain untuk pulang lebih dulu. Kemudian dia mengayuh becak sambil mencari pelanggan karena sudah tidak ada pekerjaan lain.

" Paman saya itu tulang punggung keluarga.  Dari dulu apapun pekerjaan kasar (buruh) dia kerjakan untuk menghidupi istri dan 3 anaknya," ujarnya lirih.

Namun, saat perjalanan pulang itulah, musibah menimpa Wawik. Ketika tengah asyik mengayuh becak di Dusun Maden, sebuah truk tronton dari arah timur tiba-tiba oleng dan terguling menimpa korban dan becakny.

Kabar pun cepat tersebar sampai ke kekeluarga sekitar pukul 15.00 Wib. Semua keluarga korban pun panik dan tak sempat tidak percaya jika Wawik telah tertindas truck tronton. Begitupun anak pertama korban Wahyu (20), juga tak percaya dengan kabar tersebut.  Namun, setelah ada tetangga yang membawakan dompet berwarna merah, baru keluarga korban percaya.

“Seketika itu kedua sepupu dan bibi saya langsung ke lokasi dan menjerit sejadinya. Ini sungguh menyakitkan hati keluarga," ujarnya sambil menahan air mata.

Senada juga diungkapkan kakak korban, Sutono (50). Dia menceritakan, Wawik merupakan pria yang baik dan bertanggungjawab kepada keluarga. Karena itulah, dia mengaku tak bisa membayang siapa yang akan menanggung kehidupan istri dan 3 anak yang ditinggal almarhum. Karena selama ini istri korban tidak bekerja dan hanya sebagai ibu rumah tangga biasa.

"Kasihan keponakan saya yang masih kecil. Dia membutuhkan kasih sayang seorang ayah," tutur Sutono sambil mengelus dada tak mampu menahan tetes air matanya.

Pihak keluarga korban berharap, ada permintaan maaf dari sopir dan diproses hukum seadil-adilnya.  Sebab hingga siang hari ini belum ada iktikad baik dari sopir, keluarganya maupun perusahaan yang datang ke keluarga korban. Karena itu keluarga berencana menuntut dan menggugat sopir truk tronton yang sudah menghilangkan nyawa korban.

“Dia (sopir) harus bertanggungjawab atas semua musibah ini. Karena atas kelalaiannya adik saya meninggal mengenaskan,” tegasnya. "Tapi ya ditunggu dulu mbak, kalau sampai lama tidak ada yang kesini meminta maaf atau paling tidak ada tanggung jawab moral kami akan tuntut agar sopir truk dihukum seberat-beratnya," lanjut Sutono.

Sutono mengaku kecewa kepada pihak Kepolisian yang dirasa lambat dalam mengevakuasi korban.  Karena evakuasi yang dilakukan berjalan lama karena kurangnya alat berat yang digunakan.

"Waktu itu saya sudah lapor Bupati, tapi yang menjawab Satpol PP. Kami mintanya ya cepat tanggap karena dibawah mobil itu ada manusianya," katanya dengan nada bergetar.

Terlihat istri korban, Ismiyati (40)  didampingi dua anaknya, Wahyu (20), Lulus(19), dan Wika (3) masih shock atas kematian korban. Mata mereka sembab dan tak mampu berbicara banyak. Mereka hanya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten mengenai musibah yang dialami keluarganya tersebut.

Terpisah, Kepala Unit Kecelakaan Lalu lintas (Kanit Laka) Satlantas Polres Bojonegoro, Iptu Wiwin enggan menanggapi tudingan keluarga korban yang dinilai lambat melakukan evaluasi. Karena saat proses evakuasi terkendala beberapa hal. Diantaranya alat berat dan medan yang sulit untuk menarik truk tronton karena diatasnya terdapat kabel listrik yang bergelantungan.

“Kita sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan evakuasi,” sergah Wiwin.

Dia menegaskan, untuk saat ini sopir truck tronton telah berstatus tersangka dan ditahan untuk diproses lebih lanjut. Akibat peristiwa itu tersangka dikenakan pasal pasal 310 ayat 4 karena kelalaian yang membuat nyaawa orang lain melayang.

“Untuk ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” tandasnya.

Sekarang ini, Polres berusaha mengurangi volume truck yang berisi 30 ton semen. Dengan begitu kendaraan yang bertuliskan Semen Gersik itu dapat diderek dengan mudah menggunakan Crane.  (ririn wedia nafitasari)

Dibaca : 1254x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Selasa, 16 Oktober 2012 22:29
truk tronton semen gersik yang perusahaannya di gersik aja udah makan korban gimana dengan truk tangki pengangkut minyak yang setiap minit lewat dengan mengangkut minyak di jalan bojonegoro......?
k
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan