Selasa, 9 Februari 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Tripatra Gelar Safety Riding Campaign di Puduk Deklarasi Dukung JIM Menulis Produktif Promosikan Potensi Desa Dengan JIM Perusahaan Migas Diharapkan Sentuh Masyarakat TWU Hentikan Produksi Kilang Mini Tenaga Kerja Asing di Bojonegoro Meningkat Pembekalan Uji Coba Alsintan Dari Maintenance Rambah Jasa Transporter Dua Keuntungan Setelah Tercapai Produksi Puncak Inilah Peluang Bisnis Bidikan BBS PPGJ Capai Produksi Puncak FITRA Minta Informasi Sumur Koro Dibuka Galian C Picu Bencana Alam Fortuner Pekerja Migas Seruduk Grand Livina Papan Informasi Desa Pelem Dipindah PPGJ Segera Diserahkan ke Pertamina JOB P-PEJ Klaim Gas Tidak Berbahaya Warga Lebih Nyaman EPF Dimatikan ADS Tantang BBS Bangun Kilang Mini Ingatkan BUMD Tak Jadi Makelar Ketua DPRD Bojonegoro Garansikan Jabatannya Dua Hari, Dua Petani Tersambar Petir PT IME Lanjutkan Pekerjaan Sipil Gas Flare Penjual Mamin Sekitar Kilang Mini Resah Rekanan TWU Galang Dukungan Warga Ngampel Diduga Karacunan Pad A Pemkab Bojonegoro Layangkan Surat ke SKK Migas Besuk, Lahan Pengganti TKD Gayam Diukur Nge-Tweet Berhadiah Bersama JIM Bojonegoro Himbau Waspada Penipuan Naker Proyek Kebakaran TBBM Tuban Akibat Aliran Listrik Terminal BBM Tuban Terbakar Tunggu Kepastian PHER Operasi Proyek J-TB Rekrut 100 Naker Minta EMCL Evaluasi Hasil Rekomendasinya Rekomendasi Dua Peserta Langgar Komitmen Permintaan BBM Tuban Capai 17 Persen Pemdes Sedahkidul Sukseskan GDSC Harga BBM Kembali Diturunkan FKKL-B Minta, Bongkar EPF Harus Libatkan Kontraktor Lokal Polres Buru Dua Oknum Baru Sedahkidul Khawatirkan Dampak Proyek Banyuurip Oknum Wartawan Pemeras Diancam 4 Tahun Warga J-TB Minta Disosialisasikan Pelibatan Naker Kodim 0813 Bojonegoro Berlakukan Jamdan Tak Ada Sanksi Penyelesaian TKD Gayam Ribuhan Pengunjung Padati Wisata Ngerong Puluhan Hektar Tanaman Padi Direndam Banjir Kodim 0813 Gelar Konsolidasi Upsus Water Park Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan Koruptor Rugikan Negara Rp2,1 Miliar Selamatkan Hutan Melalui Lomba Ulat Jati Pemkab Tetap Pertahankan PT BBS Tantang Pemkab Menarik Pajak Galian C Penerimaan Migas Fluktuatif, Tingkatkan Iklim Investasi Sisihkan Rp10 Triliun Untuk Dana Abadi Migas Pemkab Blora Bebaskan Lahan Warga Desak Pertamina ISC Tetap Menjatah Minyak Mentah Kayangan Api Dibanjiri Pengunjung Truk Pertamina Tetap Beroperasi PAD Dishub Meningkat 5,54 Persen Penjualan Solar Turun 60 Persen BK Hentikan Kasus Laporan Komisi A Harga Solar Turun Nelayan Untung Tandatangani Kontrak Pengelolaan Wilayah Kerja Migas Hingga Akhir 2015, Pembebasan J-TB Belum Rampung Wartawan Gadungan Peras Warga Tuban Tambang Illegal Rusak Jutaan Hektar Hutan Wisata Water Park Dander Diserbu Pengunjung Sumur A dan C Tetap Berproduksi ExxonMobil Indonesia Tunjuk Presiden Baru Gelar Sarasehan Sejarah dan Kepurbakalaan Tak Ingin Penyelesaian TKD Gayam Terulang di J-TB Pastikan Tarif Angkutan Tuban Normal ADS Sebut Pemeriksaan Rutin Desak Holcim Segera Realisasikan Insentif Filosofi TKD Yang Penting Untungkan Desa

Monyet Bektiharjo Terkam Pengunjung

Editor: nugroho
Selasa, 03 Juli 2012
Edy Purnomo
Monyet Bektiharjo : Dua ekor monyet pemandian Bektiharjo-Tuban menyerang pengunjung.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Niat liburan dua anak kecil ini, Rizqi (6) dan Rohmat (7), harus berakhir dengan beberapa luka akibat gigitan dari dua monyet yang berhabitat di pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (03/07/12).

Kejadian bermula saat dua anak kecil ini sedang bermain sambil membawa jajanan untuk dikonsumsi sambil menikmati liburan sekolah mereka. Entah bagaimana mulanya tiba-tiba dua ekor monyet langsung mendatangi dan menerkam kedua bocah itu untuk merebut jajanan yang mereka bawa.

Petugas yang melihat kejadian itu langsung datang untuk menyelamatkan kedua bocah itu. Akibat kejadian ini kedua bocah pengunjung itu menderita beberapa luka dibagian mulut serta tangan dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Selanjutnya petugas langsung menangkap dan mengkerangkeng kedua monyet galak tersebut agar tidak ada korban selanjutnya.

“Kedua monyet itu sudah kami krangkeng agar tidak mengamuk lagi, sedangkan untuk monyet-monyet yang lainya kami pastikan aman dan tidak akan menyerang pengunjung,” ungkap Tasmani, salah satu petugas keamanan pemandian Bektiharjo.

Saat ini beberapa pengunjung mengaku masih takut dan was-was monyet akan menyerang pengunjung kembali, setelah mendengar kejadian tersebut. “Kami takut monyet akan kembali menyerang” kata salah satu pengunjung.

Menanggapi kekhawatiran pengunjung atas insiden itu, Tasmani mengimbau kepada semua pengunjung untuk tidak menakut-nakuti atau menggoda monyet yang sedang berkeliaran. Dia akui memang dua monyet yang menyerang dua anak kecil itu yang galak di Bektiharjo, sedang yang lainya  termasuk sudah jinak.

“Jangan sampai menakuti monyet itu, apabila sampai dipukul, karena semakin dikerasi mereka akan semakin buas dan berbahaya,” tambah Kasmani. (tg)

 

Dibaca : 519x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>