Kamis, 27 November 2014
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Monyet Bektiharjo Terkam Pengunjung

Editor: nugroho
Selasa, 03 Juli 2012
Edy Purnomo
Monyet Bektiharjo : Dua ekor monyet pemandian Bektiharjo-Tuban menyerang pengunjung.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Niat liburan dua anak kecil ini, Rizqi (6) dan Rohmat (7), harus berakhir dengan beberapa luka akibat gigitan dari dua monyet yang berhabitat di pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Selasa (03/07/12).

Kejadian bermula saat dua anak kecil ini sedang bermain sambil membawa jajanan untuk dikonsumsi sambil menikmati liburan sekolah mereka. Entah bagaimana mulanya tiba-tiba dua ekor monyet langsung mendatangi dan menerkam kedua bocah itu untuk merebut jajanan yang mereka bawa.

Petugas yang melihat kejadian itu langsung datang untuk menyelamatkan kedua bocah itu. Akibat kejadian ini kedua bocah pengunjung itu menderita beberapa luka dibagian mulut serta tangan dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Selanjutnya petugas langsung menangkap dan mengkerangkeng kedua monyet galak tersebut agar tidak ada korban selanjutnya.

“Kedua monyet itu sudah kami krangkeng agar tidak mengamuk lagi, sedangkan untuk monyet-monyet yang lainya kami pastikan aman dan tidak akan menyerang pengunjung,” ungkap Tasmani, salah satu petugas keamanan pemandian Bektiharjo.

Saat ini beberapa pengunjung mengaku masih takut dan was-was monyet akan menyerang pengunjung kembali, setelah mendengar kejadian tersebut. “Kami takut monyet akan kembali menyerang” kata salah satu pengunjung.

Menanggapi kekhawatiran pengunjung atas insiden itu, Tasmani mengimbau kepada semua pengunjung untuk tidak menakut-nakuti atau menggoda monyet yang sedang berkeliaran. Dia akui memang dua monyet yang menyerang dua anak kecil itu yang galak di Bektiharjo, sedang yang lainya  termasuk sudah jinak.

“Jangan sampai menakuti monyet itu, apabila sampai dipukul, karena semakin dikerasi mereka akan semakin buas dan berbahaya,” tambah Kasmani. (tg)

 

Dibaca : 414x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>