Selasa, 16 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

MWC NU Cepu Tolak People Power

Editor: samian
Selasa, 14 Mei 2019
Ahmad Sampurno
Ketua MWC NU Cepu, Suharno Abdul Syukur.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Wacana gerakan people power pasca pemilu 2019, yang akan digelar di Jakarta, menuai penolakan dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

NU di Kota Minyak ini, menganggap bahwa pengerahan massa dalam aksi yang akan digelar menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang, adalah gerakan pemaksaan kehendak.

"Saya tidak setuju people power. Lebih baik diselesaikan dengan cara-cara yang baik dan konstitusional," kata ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cepu, Suharno Abdul Syukur, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (14/5/2019).

Dia menandaskan, selain gerakan tersebut cenderung memaksakan kehendak, juga tidak mendidik untuk berdemokrasi.

"Kalau dengan cara-cara konstitusional bisa, kenapa harus dengan pengerahan massa," tandasnya.

Namun, berbeda dengan Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Cepu yang memilih diam terkait rencana gerakan people power tersebut.

"Saya gak berani coment, alasannya apa tidak perlu tak sampaikan," ujar Mariya, Ketua PCM Cepu.(Ams)

Dibaca : 439x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan