Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Nelayan Sekitar Pipa Migas Tak Melaut

Editor: nugroho
Selasa, 12 Agustus 2014
edy purnomo
DITAMBATKAN : Perahu milik nelayan di sekitar pipa migas memilih tak melaut karena cuaca buruk.

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban  - Nelayan yang berada di sekitar lintasan pipa bawah laut penyalur Minyak dan Gas Bumi (Migas) di sekitar pantai Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ketar-ketir. Penyebabnya, saat ini cuaca laut kembali tidak bersahabat menyusul ombak besar dan angin kencang yang menurut perhitungan mereka cukup membahayakan.

Diketahui, di wilayah perairan ini terdapat dua pipa yang di tanam di bawah laut setempat. Satu milik Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dan satu milik anak perusahaan Exxon Mobile asal Amerika Serikat, Mobile Cepu Limited (MCL).

“Ombaknya besar, bisa bikin perahu kecil terbalik,” kata Syaipul (30), salah satu warga Desa Glodog Kecamatan Palang, Tuban, Selasa (12/8/2014).

Untuk itu, saat ini para nelayan yang biasa menggunakan perahu kecil sudah mulai jarang yang berani melaut. Mereka lebih memilih untuk menambatkan perahu ataupun mencari ikan menggunakan jaring tidak jauh dari daratan.

Selain itu, tidak sedikit nelayan kecil yang kemudian ikut bergabung dengan perahu besar sembari menunggu cuaca membaik dan dapat melaut sendiri menggunakan perahu kecil.

“Kalau perahu besar tidak masalah, perahu besar itu biasanya milik para juragan perahu,” kata pria dengan rambut ikal ini menerangkan.

Khusus untuk perahu besar, biasanya nelayan yang ada di sana menempuh perjalanan selama berminggu-minggu. Bahkan kerapkali mereka menjual hasil tangkapan di daerah lain dan bersandar di lokasi baru untuk rentan waktu yang cukup lama.(edp)

Dibaca : 469x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>